Teheran, LiputanIslam.com –  Presiden Iran Hassan Rouhani menegaskan bahwa pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melebihi para pendahulunya dalam memusuhi Iran.

“Pemerintahan AS sekarang melebihi pendahulu-pendahulunya dalam kedengkian dan kebencian terhadap Iran, dan pemerintahan ini telah menghimpun para tokoh yang terburuk di bidang ini,” ujar Rouhani dalam pidato menyambut tahun ajaran baru universitas Iran, Ahad (14/10/2018).

Dia menambahkan, “Mereka memulai rencana-rencananya dengan perang mental, lalu perang ekonomi, dan tujuan mereka yang ketiga ialah menghabisi efektivitas sistem pemerintahan Iran. Tujuan final mereka ialah menggulingkan pemerintahan ini dengan cara meniadakan legitimasinya.”

Rouhani kemudian mengingatkan bahwa semua itu dapat diatasi dengan solidaritas dan persatuan.

“Dalam banyak kesempatan kita dapat mengalahkan AS. Contohnya, dalam beberapa bulan terakhir AS kalah di depan Iran, menurut evaluasi dunia,” lanjutnya.

Mengenai pengkhianatan AS terhadao perjanjian nuklir Iran, Rouhani mengatakan, “Di dunia ini hanya segelintir negara yang membenarkan keluarnya AS dari perjanjian nuklir. Mereka yang selama ini sangat berhati-hatipun bahwa menyayangkannya, mereka yang terbiasa blak-blakan telah memastikan bahwa AS telah melakukan kesalahan, dan mereka yang lebih blak-blakan lagi mengatakan bahwa AS telah menyalahi undang-undang.”

Rouhani juga menyebutkan bahwa Trump telah memprakarsai rapat Dewan Keamanan PBB untuk menyerang Iran, namun 14 negara anggota lainnya semuanya justru menyokong perjanjian nuklir Iran sehingga dia tidak mendapatkan hasil yang diinginkan serta pulang dari rapat Dewan Keamanan dengan tangan hampa. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*