Hassan-RouhaniTeheran, LiputanIslam.com – Presiden Republik Islam Iran, Hassan Rouhani, menyebut kesepakatan kerangka kerja nuklir Iran dengan enam negara besar dunia yang disebut P5+1, yaitu lima negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB plus Jerman, sebagai peristiwa yang terpahat dalam ingatan sejarah bangsa Iran dan membuat bangsa ini layak mendapatkan apresiasi dan penghargaan atas resistensinya yang luar biasa di depan badai tekanan yang selama ini menerjang mereka. Dia juga menegaskan bahwa Iran berunding bukan karena adanya tekanan dan sanksi, dan sekarang sudah bukan zaman untuk main tekan terhadap negara lain.

“Hari ini adalah hari yang akan lestari dalam ingatan sejarah bangsa Iran, hari yang menurut saya adalah penghargaan dan apresiasi bagi bangsa Iran yang besar. Dengan solid dan resistensinya rakyat Iran telah menjejakkan satu lagi langkah di jalur peraihan cita-cita tinggi nasionalnya,” ungkap Rouhani dalam pesan televisinya kepada rakyat Iran di Teheran, Jumat, sebagaimana dilansir kantor berita resmi Iran, IRNA.

Dia mengatakan, “Apa yang kemarin dikatakan orang bahwa pengayaan uranium di Iran adalah ancaman bagi kawasan dunia hari ini semua orang menerima bahwa pengayaan uranium di Iran bukanlah ancaman bagi siapapun… Saya di sini berterus terang bahwa pengayaan uranium dan semua teknologi nuklir kita semata-mata demi pembangunan Iran. Pengayaan uranium dan teknologi ini tidak akan pernah mengancam negara manapun, di kawasan regional maupun global.”

Dia melanjutkan, “Sekarang dunia mengakui dengan baik bahwa Iran mengejar tujuan-tujuan damai. Dalam rangka ini, (instalasi nuklir) Arak akan aktif dengan teknologi yang lebih modern. Sedangkan (Instalasi nuklir) Fordow yang oleh sementara orang dibayangkan akan ditutup ternyata akan dibuka untuk selamanya. Di Fordow akan dipasang sebanyak lebih dari 1,000 mesin sentrifugal, dan aktivitas serta teknologi-teknologi nuklir dan fisika lain akan dilakukan di sana.”

Rouhani mengingatkan, “Sesuai perjanjian ini, semua sanksi keuangan, ekonomi dan perbankan akan dicabut tepat pada hari pelaksanaan perjanjian… Pada hari itu, semua resolusi anti Iran, yakni enam resolusi, akan dicabut.”

Lebih jauh dia mengatakan, “Pendirian kita ialah bahwa di dunia masa kini ancaman terhadap pihak-pihak lain sudah tidak berharga. Tekanan terhadap pihak-pihak lain tidak bernilai, dan semua harus berusaha mendapatkan ‘win-win solution’; kesepakatan yang menguntungkan semua pihak, saling hormat, (menjaga) kepentingan bersama, dan mencapai tujuan kolektif.”

Dia menambahkan, “Sebagian orang beranggapan bahwa kami harus harus berperang melawan dunia, atau jika tidak maka kita harus menyerah kepada kekuatan-kekuatan besar. Kami berkeyakinan bahwa opsinya bukan demikian, melainkan masih ada jalan ketiga. Kita dapat bekerjasama dengan dunia. Hanya saja, mereka mengatakan bahwa perundingan terbayangi oleh tekanan, namun mereka sendiri mengetahui bahwa pernyataan demikian ini tidak berdasar.”

Presiden Iran menepis anggapan bahwa sanksi-sanksi selama ini diterapkan untuk menyeret Iran ke meja perundingan, sebagaimana disebutkan oleh PM Inggris.

“Mereka menjatuhkan sanksi supaya kita menyerah, namun ketika mereka melihat ternyata tidak mungkin kita menyerah dan merekapun merasa berhadapan dengan sebuah bangsa yang bersatu, kompak dan pemberani, mereka lantas mengklaim bahwa sanksi adalah demi perundingan. Padahal sebelum ada sanksipun kita sudah berunding dengan dunia, dan di tengah sanksipun kita juga bernegosiasi dengan dunia.”

Di bagian akhir pesannya dia mengatakan, “Pendirian pemerintah ialah bahwa jika pihak-pihak lain menghormati kita dan tidak mengintimidasi kita maka balasan penghormatan mereka itu adalah penghormatan pula, kita menghormati mereka, dan sekarang mereka menyadari kenyataan bahwa di depan penghormatan adalah penghormatan, bukan ancaman, bukan sanksi dan bukan pula tekanan. Keberhasilan besar pendirian ini menunjukkan kebenaran pendirian ini.” (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL