Teheran, LiputanIslam.com –  Presiden Iran Hassan Rouhani mengungkapkan dukungannya kepada Presiden Suriah Bashar al-Assad, Sabtu malam lalu (8/4/2107).

“Republik Islam Iran menganggap serangan AS pelanggaran terhadap undang-undang internasional dan Piagam PBB, dan mengecamnya… Bangsa Iran berdiri bersama bangsa Suriah dalam perang melawan teroris dan membela persatuan dan keutuhan wilayah Suriah,” ungkap Rouhani dalam kontak telefon dengan al-Assad.

Dia menilai tuduhan Suriah menggunakan senjata kimia ke kota Khan Shekhoun pekan lalu “sama sekali tidak benar.”

“Menggunakan senjata kimia adalah perbuatan yang tak termaafkan, dan serangan itu ditujukan untuk mengalihkan perhatian dunia dari fakta yang sesungguhnya di Suriah…  Serangan AS datang setelah para teroris kalah dan porak poranda, dan merupakan upaya mengangkat mental mereka serta melemahkan mental tentara dan rakyat Suriah,” lanjut Presiden Iran.

Rouhani menyerukan penguatan koordinasi segi tiga Iran, Suriah dan Rusia.

“Salah besar orang yang mengira akan dapat mengubah masa depan Suriah dengan cara menyokong terorisme,” tegasnya.

Sebelumnya, Rouhani menyatakan negaranya siap menghadapi segala kemungkinan menyusul serangan rudal Tomahawk AS terhadap pangkalan udara Shayrat di Suriah.

Di pihak lain, Presiden Suriah Bashar al-Assad menegaskan AS tak berhasil mencapai tujuannya dalam serangan itu.  Dia mengatakan, “Tujuan itu tak lain mengangkat mental gerombolan-gerombolan teroris yang didukungnya setelah tentara Suriah mencetak banyak kemenangan. Rakyat dan tentara Suriah bertekad menumpas teroris di setiap bidang tanah Suriah.”

Dia kemudian menyatakan apresiasinya kepada para pemimpin dan rakyat Iran yang terus menerus mendukung bangsa Suriah melawan terorisme yang digalang oleh sejumlah negara Barat dan regional. (mm/rayalyoum/sana)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL