Ramallah, LiputanIslam.com –  Ribuan warga Palestina menggelar unjuk rasa anti prakarsa damai Deal of The Century di kota Nablus di bagian utara wilayah pendudukan Tepi Barat. Mereka menentang prakarsa Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengatasi kemelut Palestina-Israel tersebut.

Para pengunjuk rasa mengibarkan bendera Palestina, memajang poster ketua otoritas Palestina Mohmoud Abbas, dan membentangkan spanduk dan plakat bertuliskan penolakan mereka terhadap segala upaya penyelesain perkara Palestina yang tidak mengindahkan prinsip keadilan.

Wali Kota Nablus Akram al-Rajub yang juga ikut serta dalam unjuk rasa itu menegaskan bahwa seluruh anak bangsa Palestina bersatu menolak dan melawan segala bentuk perjanjian yang mengabaikan hak mereka.

“Masyarakat Palestina bersimpati kepada para pemimpin mereka dalam berjuang membela hak-haknya yang sah, dan tak ada kata mundur darinya,” tegasnya.

Dia menambahkan, “Otoritas Palestina tidak akan menelantarkan para tawanan dan keluarga para syuhada, tidak akan pernah mundur dari kewajibannya memberi gaji dan hak-hak mereka.”

Deal of The Century diajukan oleh Trump dengan persyaratan yang mendesak pihak Palestina agar mengabaikan hak-haknya, termasuk haknya atas kota al-Quds yang diduduki Israel.

Sebagian pejabat Palestina mengatakan bahwa Washington berusaha memaksakan solusi politik yang berpijak pada pembentukan sebuah negara di Jalur Gaza dan pemerintahan otonomi dengan kewenangan yang terbatas di Tepi Barat, dan pelestarian kekuasaan Israel atas bagian barat maupun timur al-Quds.

Sementara itu, Kemlu Palestina di hari yang sama menyerukan penyelidikan Mahkamah Kejahatan Internasional atas kejahatan Israel dan menekankan keharusan khalayak internasional segera berusaha menghentikan agresi Israel yang berkelanjutan terhadap Palestina.

Kemlu Palestina mengingatkan bahwa rezim dan warga Zionis Israel terus menebar kejahatan sembari berlindung di balik “dukungan buta AS kepada rezim pendudukan.”

Sebelumnya di hari yang sama warga Zionis melakukan aksi pembakaran puluhan hektar lahan pertanian Palestina di bagian utara Tepi Barat.  (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*