Baghdad, LiputanIslam.com –  Ribuan warga Irak menggelar unjukrasa di Baghdad, ibu kota Irak, untuk meneriakkan penolakan mereka terhadap rencana kunjungan Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammad Bin Salman, Jumat (30/3/2018).

Massa berkumpul dan menggelar pawai usai shalat Jumat sembari membawa poster-poster dan tulisan yang menyebut Bin Salman sebagai penjahat perang dan menuduh Arab Saudi sebagai pendudkung kelompok teroris ISIS dan al-Qaeda yang telah menebar kejahatan di Negeri 1001 Malam.

Pawai itu diselenggarakan oleh Brigade Hizbollah Irak, salah satu kelompok yang ikut serta dalam operasi penumpasan kelompok teroris ISIS.

Menurut kantor Perdana Menteri Irak Haider Abadi, Bin Salman berencana mengunjungi Irak dalam waktu dekat ini, tapi belum ada kepastian tanggalnya.

Bin Salman sendiri masih berada di Amerika Serikat (AS) dalam rangka kunjungan kenegaraan. Di Negeri Paman Sam itu dia antara lain menemui para pemimpin sejumlah kelompok lobi Israel bersamaan dengan berjalannya proses normalisasi hubungan diplomatik Saudi dengan Israel.

Bin Salman akan berkunjung ke Irak sebagai kelanjutan dari upaya  Baghdad dan Riyadh memperbaiki hubungan keduanya yang sempat tegang dalam waktu lama.

Abadi mengunjungi Riyadh pada Juni tahun lalu setelah hubungan diplomatik antara keduanya pulih pada tahun 2016.

Riyadh terpukul oleh kedekatan hubungan Irak dengan Iran.  Para pejabat Irak berulang kali memuji peran Iran dalam membantu Irak menghadapi ancaman Takfiri, dan menyebut Saudi sebagai pendukung teroris.

Menanggapi hal ini, Abadi pada April 2017 mengatakan, “Setiap warga Irak berhak untuk percaya bahwa Arab Saudi adalah pendukung terorisme.” (mm/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*