Beirut, LiputanIslam.com –  Media perang kelompok pejuang Hizbullah Lebanon menyatakan bahwa sekira 1500 militan serta 6000 orang anggota keluarga mereka akan direlokasi dari kota Harasta di kawasan Ghouta Timur, provinsi Damaskus, ke wilayah lain yang dikuasai kubu oposisi di provinsi Idlib di Suriah utara.

Media perang Hizbullah di halaman Twitter-nya, Rabu (21/3/2018), menjelaskan bahwa mereka akan direlokasi mulai hari ini, Kamis (22/3/2018), di bawah pengawasan lembaga Bulan Sabit Merah Suriah sesuai kesepakatan pihak terkait dengan kawanan militan di Ghouta Timur.

Mereka akan direlokasi dalam dua tahap, pertama dilakukan hari ini dan kedua akan dilakukan pada Jumat besok.

Sebelumnya, Reuters mengutip pernyataan sumber oposisi Suriah bahwa telah dicapai kesepakatan antara kelompok Ahrar Sham yang menguasai kota Harasta di satu pihak dan pemerintah Suriah di pihak lain dengan mediasi Rusia untuk pengeluaran sekelompok militan di kota itu ke Idlib serta peletakan senjata mereka atas diperkenankannya mereka melintasi jalur aman menuju kawasan lain di Idlib yang dikuasai oleh militan oposisi.

Dalam kesepakatan ini pemerintah Suriah juga menyetujui pemberian amnesti  kepada orang-orang yang ingin tetap tinggal di Harasta.

Seorang pejabat yang mengetahui jalannya perundingan yang memakan waktu beberapa hari itu mengatakan, “ Telah dicapai kesepakatan yang mungkin akan diterapkan segera setelah diumumkannya gencatan senjata pada hari Rabu.” (mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*