ban ki-moon pbbNewYork, LiputanIslam.com – Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Ban Ki-moon merilis statemen berisikan sambutan baik atas pengesahan resolusi 2231 mengenai pencabutan sanksi Dewan Keamanan PBB atas Iran. Di pihak lain, Israel mengecam resolusi ini dan menilai kesepakatan nuklir Iran justru mendekatkan kepada perang.

Ban menilai pengesahan resolusi itu sebagai satu langkah lanjut dari kesepakatan nuklir antara Iran dan enam negara yang tergabung dalam kelompok P5+1 .
“Pagi ini saya menyambut baik adopsi Resolusi 2231 (2015) oleh Dewan Keamanan, yang menyusul perjanjian bersejarah di Wina pekan lalu antara E3+3 dan Iran mengenai Rencana Komprehensif Aksi Bersama (JCPOA) mengenai program nuklir Iran,” ungkapnya, sebagaimana dilansir laman un.org, Senin (20/7).

Menurutnya, Resolusi 2231 akan menjamin penegakan JCPOA serta menetapkan prosedur yang akan memfasilitasi pelaksanaan JCPOA dan memungkinkan semua Negara untuk melaksanakan kewajiban mereka yang terkandung dalam Perjanjian.

Dia juga menyatakan resolusi ini menyediakan penghapusan final semua sanksi terkait nuklir Iran serta menjamin bahwa Badan Energi Atom Internasional (IAEA) akan terus memverifikasi kepatuhan Iran kepada komitmen terkait nuklirnya di bawah JCPOA, dan PBB siap memberikan bantuan apapun yang diperlukan untuk mengefektifkan resolusi tersebut.

Sementara itu, rezim Zionis Israel kecewa atas resolusi itu dan menilainya sejalan dengan kepentingan Iran.

“Pengesahan resolusi ini di Dewan Keamanan bukan akhir cerita. Selagi sanksi Kongres Amerika Serikat tetap berlaku, Iranpun juga harus mundur dalam beberapa hal. Jadi bukan hanya pihak lain saja yang mundur untuk kepentingan Iran,” kata Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam sidang fraksi Partai Likud di parlemen Isreal, sebagaimana dilaporkan kantor berita Palestina, Maan.

Dia menambahkan, “Langkah Dewan Keamanan ini memberikan pengakuan atas sebuah negara yang selalu melanggar resolusi-resolusi internasional dan mengancam akan memusnahkan Israel… Kesepakatan nuklir ini disebut-sebut dapat mencegah terjadinya perang. Ini tidak benar. Kesepakatan ini justru mendekatkan kepada perang.”

Dia mengklaim banyak pihak sependapat dengan Israel mengenai bahaya kesepakatan nuklir Iran.

“Banyak pihak di dunia sependapat dengan pandangan Israel mengenai bahaya kesepakatan ini, dan sejarah akan memperlihatkan bahwa seandainyapun semua negara sependapat untuk pelaksanaan kesepakatan ini, Israel tetap tidak akan mengakuinya, dan mereka bukan berada di pihak yang benar,” ungkapnya. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL