relawan hasyd sakbi irakBaghdad, LiputanIslam.com – Juru bicara pasukan relawan Irak al-Hasdh al-Saabi, Ahmad al-Asadi, menyatakan kelompok-kelompok pasukan Irak, termasuk relawan al-Hashd al-Shaabi, sudah mendekati pusat kota Ramadi, dan ibu kota provinsi Anbar ini akan segera bebas dari pendudukan kawanan teroris ISIS.

“Beban berat dan utama peperangan sekarang ini ada di pundak pasukan rakyat di provinsi Salahuddin, sebab usai pembebasan banyak wilayah di sana mereka masih harus melakukan operasi pembersihan, dan pasukan ini sedang mengendalikan sekitar 1500 km wilayah Baiji yang telah berhasil dibebaskan,” terang al-Asadi, Kamis (5/11), sebagaimana dilansir situs berita Ain al-Arab.

Dia menambahkan bahwa pasukan rakyat al-Hashd al-Shaabi siap sepenuhnya untuk pembebasan provinsi Salahuddin dan terlibat dalam pembersihan kota Mosul, ibu kota provinsi Nineveh.

“Pasukan rakyat dapat mengisi berbagai kekosongan yang diciptakan oleh para teroris ISIS, dengan memanfaatkan situasi yang ada di kawasan al-Abbasiyah, Samarra, dan mencapai kawasan al-Sailu. Selanjutnya mereka akan mengepung dan menumpas gerombolan ISIS,” tuturnya.
Dia juga mengingatkan bahwa al-Hashd al-Shaabi terlibat pertempuran langsung melawan ISIS sehingga memerlukan suplai logistik lebih besar.
“Kemenangan dalam operasi bersandi ‘Labbaika Ya Rasulullah II’ telah menimpakan kerugian besar pada musuh, dan dalam operasi ini sebanyak 920 teroris ISIS tewas, puluhan lainnya tertawan dan diserahkan kepada otoritas keamanan Irak,” lanjutnya.

Mengenai provinsi Anbar dia mengatakan, “Perang Anbar penting, dan kami telah menyiapkan segala pendahuluannya sejak beberapa bulan lalu melalui koordinasi dengan pasukan keamananan serta angkatan udara dan darat. Beberapa pekan mendatang kami akan melakukan pembersihan total kota Ramadi dari keberadaan para teroris ISIS.”

Laporan lain dari al-Sumaria News mengutip pernyataan komandan polisi federal Irak Raid Shakir Joudat bahwa satu anggota ISIS tertembak mati ketika mencoba mendekati posisi pasukan keamanan Irak di bagian timur Ramadi dengan maksud melancarkan serangan bom bunuh diri. Selain itu pasukan Irak juga telah menghancurkan tiga unit mobil ISIS yang satu diantaranya membawa senapan mesin.

Sehari sebelumnya, kantor berita Irak, INA, melaporkan amir ISIS yang bernama Abu Thalhah al-Lubnani dan empat anggota ISIS lain yang menyertainya tewas di tangan pasukan Irak di bagian utara provinsi Anbar dalam pertempuran yang berujung keberhasilan pasukan Irak merebut Jembatan al-Jarayishi dari tangan ISIS.

Operasi pembebasan Ramadi dimulai sejak beberapa pekan lalu, dan kini pasukan Irak mengepung total kota itu sehingga tak ada jalan keluar lagi bagi kawanan teroris ISIS untuk melarikan diri. Namun hal yang menyulitkan pasukan Irak sementara ini adalah keberadaan banyak warga sipil di dalamnya untuk melancarkan serangan masif. Penduduk sudah diimbau supaya mengungsi, namun ISIS menjadikan mereka sebagai perisai sehingga melarang mereka meninggalkan kota.

Media Irak belakangan ini terus memberitakan kemajuan pesat pasukan Irak dalam operasi militer untuk pembebasan Ramadi. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL