Baghdad, LiputanIslam.com –  Sekjen Brigade Sayyid al-Syuhada, salah satu komponen pasukan relawan Irak al-Hashd al-Shaabi, Haji Abu Ala al-Walai, menyatakan Amerika Serikat (AS) menjadi kendala yang menyebab perang melawan kelompok teroris ISIS berkepanjangan.

“Dengan adanya orang-orang AS perang Mosul akan berkepanjangan. Kami bertujuan menumpas ISIS di Irak, sedang AS bertujuan melarikan mereka dari medan pertempuran,” katanya dalam wawancara dengan IRNA di Baghdad, Rabu (11/1/2017).

Dia memperkirakan bahwa dalam jangka waktu seminggu ke depan bagian timur Mosul akan bersih dari keberadaan ISIS.

“Setelah itu kami akan masuk ke bagian baratnya, dan dalam jangka waktu 10 hari al-Hashd al-Shaabi akan masuk ke Tal Afar dari arah barat, dengan izin Allah,” harapnya.

Mengenai capaian yang telah diraih oleh pasukan relawan Irak dia mengatakan, “Sejauh ini Al-Hashd al-Shaabi telah membersihkan wilayah seluas 4,500 km persegi dari noda keberadaan ISIS.”

Dia berharap perang Mosul dapat menamatkan riwayat ISIS di Irak.

Menanggapi laporan media Barat mengenai keberadaan pasukan darat  AS di medan pertempuran melawan ISIS dia mengakui memang ada, tapi hanya di bagian timur Mosul bersama tentara Irak.

Sementara itu, juru bicara Pasukan Kontra-Terorisme Irak Sabah Nooman di hari yang sama mengumumkan pasukan Irak telah menguasai sedikitnya 80 persen bagian timur Mosul.

“Kami dapat mengatakan bahwa kami telah menguasai 80-85 persen bagian timur Mosul,” katanya kepada AFP. (mm/irna/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL