Baghdad, LiputanIslam.com –  Relawan Irak dari kelompok pejuang al-Nujaba mencegat sejumlah tentara Amerika Serikat yang bermaksud melintas dari pos pemeriksaan di bagian utara provinsi Salahuddin (Saladin).

Kantor al-Nujaba di Iran menyebutkan bahwa satuan logistik pejuang Islam al-Nujaba di provinsi itu Sabtu lalu (7/1/2017) telah mengusir pasukan AS yang bermaksud memasuki kawasan bebas operasi militer.

Pasukan AS datang dengan mengendarai mobil lapis baja dan meminta diperbolehkan melintasi pos pemeriksaan di kawasan Jibal Makhul tapi relawan tidak mengizinkannya.

Relawan mengusir tentara AS kemudian memekikkan slogan-slogan anti imperialisme. Ketika tentara AS berbalik dan meninggalkan tempat, relawan menyusul dan membarengi mereka hingga mereka benar-benar menjauh dari kawasan tersebut.

Keamanan kawasan tersebut diserahkan kepada kelompok pejuang al-Nujaba sejak kota Beiji berhasil dibebaskan dari pendudukan kelompok teroris takfiri ISIS.

Di Mosul, pasukan Irak di bagian timur laur kota ini memulai operasi penumpasan ISIS di distrik Sakar dan Baladiyat serta berhasil memasuki keduanya setelah membuyarkan barisan pasukan pertahanan ISIS di lokasi gerbang.

Beberapa bagian di dua distrik itu telah dikendalikan oleh pasukan Irak dan terjadi pertempuran sengit yang menjatuhkan korban tewas dan luka di pihak ISIS sebanyak 36 orang.

Di poros selatan kota ini, pasukan Irak yang berhasil memperkuat posisinya di distrik al-Wahdah telah memulai operasi militer di distrik Mazari’ dan memasuki wilayah ini dari arah timur hingga terjadi kontak senjata sengit.

ISIS masih mengandalkan aksi bom mobil untuk menahan gerak maju pasukan Irak. Polisi Federal Irak berhasil menghancurkan empat bom mobil ketika bergerak menuju sasaran di sekitar desa al-Azbah. Dalam kontak senjata di kawasan ini sekira 20 teroris ISIS tewas dan luka.

Di selatan kota Tal Afar, barat Mosul, kawanan ISIS masih mati-matian mempertahankan kota ini dari serangan pasukan relawan al-Hashd al-Shaabi, termasuk dengan mengandalkan aksi serangan bunuh diri dengan menggunakan bom mobil.

Sebanyak empat bom mobil hancur sebelum mencapai sasaran dan satu mobil lapis baja juga luluh lantak digempur pasukan  relawan. Kontak senjata di kawasan ini menewaskan dan melukai sekira 30 anggota ISIS. (mm/farsnews)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL