Mosul, LiputanIslam.com –  Pasukan relawan Irak al-Hashd al-Shaabi telah mencapai wilayah perbatasan Irak – Suriah di bagian barat provinsi Nineveh, Irak utara, Senin (29/5/2017). Bersamaan dengan ini, Perdana Menteri Irak Haeder Abadi mendatangi Mosul, ibu kota provinsi ini, sehingga menandai semakin dekatnya pengumuman bebasnya kota ini dari pendudukan kelompok teroris ISIS.

TV pemerintah Irak melaporkan bahwa Abadi antara lain menemui para komandan al-Hashd al-Shaabi dan menyimak laporan serta mendiskusikan perkembangan operasi pasukan relawan ini di bagian barat Nineveh.

Dalam kesempatan ini dia memastikan bahwa pembebasan Mosul akan diumumkan dalam waktu dekat. Kepada pasukan Irak dia mengatakan, “Kalian telah mengangkat wajah orang-orang Irak tinggi-tinggi dengan perjuangan kalian melawan gerombolan teroris. Kalian telah mencetak kemenangan, dan sekarang ini kalian berada di tahap-tahap akhir penumpasan gerombolan ini.”

Berbagai laporan menyebutkan bahwa operasi militer pembebasan Mosul sudah memasuki tahap-tahap final. Para pengamat memperkirakan dalam waktu dekat ini Mosul akan bebas total setelah operasi militer itu berjalan selama sekira enam bulan.

Di sisi lain, pasukan relawan mengalami perkembangan signifikan di lapangan berupa keberhasilan mereka mencapai garis perbatasan Irak – Suriah.

Sebelumnya, Sekjen Organisasi Badr  Hadi al-Amiri yang juga merupakan salah satu komandan senior al-Hashd al-Shaabi menyatakan bahwa pihaknya sudah berada di lokasi yang berjarak 18 km dari perbatasan Irak-Suriah.  Saat itu dia menyatakan optimis bahwa pasukannya akan mencapai perbatasan tersebut, Senin.

Jubir kelompok Isabah Ahl al-Haq Javad al-Talibawi mengatakan bahwa Perdana Menteri Irak telah menyerahkan kontrol wilayah perbatasan itu kepada pasukan relawan.

Perbatasan Irak-Suriah di provinsi Nineveh merupakan salah satu jalur utama keluar masuk ISIS antara Irak dan Suriah. Karena itu keberhasilan relawan mencapai perbatasan itu praktis telah membuat ISIS tak dapat lagi mengakses jalur tersebut sehingga komunikasi para anggota ISIS yang tersisa di Nineveh terputus dengan rekan-rekan mereka di Suriah. (mm/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL