Baghdad, LiputanIslam.com –  Juru bicara resmi pasukan relawan Irak al-Hashd al-Shaabi, Ahmad al-Asadi, menegaskan bahwa milisi tangguh dukungan Iran ini akan bertempur “sampai mati” untuk membebaskan kota kecil Tal Afar di barat Mosul, Irak utara, dari pendudukan kelompok teroris takfiri Negara Islam Irak Dan Suriah (ISIS).

“Al-Hasdh al-Shaabi adalah bagian dari tatanan keamanan meskipun ada sebagian orang bersikap arogan. Perang di Tal Afar tidak mudah karena terdapat hampir 2000 anggota ISIS bercokol di kota ini, di samping karena faktor geografisnya yang khas. Tel Afar sudah terkepung dari semua arah sehingga praktis mereka akan bertempur sampai mati, dan tak ada pilihan lain bagi mereka,” tegas al-Asadi Selasa (1/8/2107).

Dia menambahkan, “Perang Tal Afar tidak akan tuntas tanpa partisipasi al-Hashd al-Shaabi, yang tidak akan mengikuti pihak manapun kecuali Irak. Pasukan ini sudah bersiaga untuk terlibat dalam perang perebutan kembali al-Hawija, tapi Perdana Menteri Haider Abadi selaku panglima tertinggi angkatan bersenjata menegaskan bahwa perang Tal Afar akan segera dimulai, dan al-Hashd al-Shaabi mengikuti keputusan-keputusan resmi meskipun tidak sesuai dengan keinginannya.”

Dia juga mengatakan bahwa Abadi menggunakan kebijakan keseimbangan antarkekuatan yang ada, baik di dalam negeri maupun yang terkait dengan kondisi kawasan sekitar Irak.

Perdana Menteri Haider Abadi pada Konferensi Parlemen Pemuda Sabtu 29 Juli lalu mengisyaratkan bahwa operasi militer untuk pembebasan Tal Afar akan segera dimulai.

“Suatu rencana telah ditetapkan untuk pembebasan Tal Afar dalam waktu dekat oleh pemerintah dan para pemimpin bidang keamanan dengan partisipasi semua badan keamanan, al-Hashd al-Shaabi, dan pasukan adat,” katanya. (mm/nrt)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL