suriah pendukung assadDamaskus, LiputanIslam.com – Bashar al-Assad kembali terpilih sebagai presiden Suriah dalam pemilu dengan perolehan suara mayoritas mutlak. Pengumuman kemenangan al-Assad segera disambut para pendukung dengan pesta dan sorak sorai di jalan-jalan dari  hingga terjadi insiden yang menewaskan satu warga dan melukai tiga warga lainnya.

Juru bicara Dewan Perwakilan Rakyat Suriah, Muhammad Jihad al-Laham, Rabu (5/6/2014) mengumumkan, dr. Bashar Hafez al-Assad telah merebut suara mayoritas sebanyak 88.7 persen, dan dengan demikian dia kembali terpilih sebagai presiden Suriah.

Sebagaimana dilansir kantor berita resmi Suriah, SANA, dalam konferensi pers al-Laham mengumumkan bahwa Mahkamah Tinggi Konstitusi Suriah telah mendapatkan hasil final pemilu presiden (pilpres) Suriah tahun 2014.

Sesuai hasil itu, lanjut al-Laham, jumlah warga yang berhak pilih di dalam dan luar negeri mencapai 15.845.575 orang, sedangkan warga yang berpartisipasi dalam pemungutan suara mencapai 11.634.412 orang. Dari total jumlah suara yang terkumpul, sebanyak 442.108 atau 3.8 persen suara dinyatakan rusak atau batal.

Juru bicara Dewan Perwakilan Rakyat Suriah menambahkan bahwa dari total suara valid yang terhitung, dr. Bashar Hafez al-Assad meraih 10.319.723 suara atau 88.7 persen, sedangkan dua kandidat lainnya, Dr. Hassan Abdullah al-Nouri mengantongi 502,279 suara atau 4.3 persen, dan Maher Abdul Hafiz Hajjar mendapatkan 372.301 suara atau 3.2 persen.

Tak lama setelah pengumuman kemenangan Bashar al-Assad, kota Damaskus segera diriuhkan oleh sorak sorai para pendukung al-Assad. Masyarakat berhamburan ke luar rumah. Jalanan tiba-tiba penuhi oleh arak-arakan mobil yang datang susul menyusul sambil membunyikan klakson tanpa henti. Tak hanya itu suara tembakan peluru ke angkasa juga terdengar sahut menyahut.

Sumber-sumber rumah sakit mengumumkan bahwa satu warga bernama Mohammad Rayuf tewas akibat peluru nyasar yang dilepaskan ke udara. Selain itu, tiga warga lainnya menderita luka tembak akibat peluru nyasar.

Situs internet milik Bashar al-Assad memuat seruan sang presiden terpilih supaya masyarakat merayakan kemenangan dengan tetap menjaga budaya, peradaban dan budi pekerti yang sehat. Dia menyatakan bahwa penembakan peluru ke udara adalah tindakan yang tidak dapat dibenarkan karena dapat membahayakan jiwa orang lain. (mm/sana/fna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL