Damaskus, LiputanIslam.com –  Sebanyak 121 unit bus dan puluhan mobil ambulan Bulan Sabit Merah Suriah telah tiba di kota Kafarya dan Foua di bagian utara provinsi Idlib, Rabu (18/7/2018), untuk mengevakuasi warga yang sudah tiga tahun dikepung oleh kawanan bersenjata ke Aleppo.

Armada itu tiba dalam tiga gelombang melalui jalur Talah al-Aish, provinsi Aleppo, untuk evakuasi warga sesuai kesepakatan yang telah diumumkan pada Selasa lalu mengenai pembebasan sejumlah orang yang disandera di desa Ishtabraq dan ribuan penduduk yang dikepung di dua kota kecil tersebut.

Kantor berita Suriah, SANA, melaporkan bahwa dalam beberapa jam mendatang armada itu akan mencapai jalur Talah al-Aish dari Kafarya dan Foua, selain ada pembebasan warga Ishtabraq yang disandera sejak 2015 menyusul tragedi pembantaian terhadap sekira 200 warga sipil oleh kawanan teroris dalam peristiwa di mana sebagian warga lainnya berhasil menyelamatkan diri dan kabur ke kawasan-kawasan yang aman dengan berjalan kaki ataupun mengendarai traktor pertanian.

RT melaporkan bahwa 1500 orang juga akan dibebaskan dari penjara-penjara pemerintah Suriah dan dievakuasi ke Idlib.

Sebelumnya, menurut Reuters, sumber-sumber oposisi Suriah menyatakan bahwa tim perunding kelompok teroris Hayat Tahrir Sham alias Jabhat al-Nusra dan tim perunding Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) telah mencapai kesepakatan rahasia untuk evakuasi penduduk Foua dan Kafarya yang mayoritas bermazhab Syiah.

Kelompok-kelompok oposisi bersenjata dan teroris pada tahun 2015 telah menguasai sepenuhnya provinsi Idlib, kecuali kota Foua dan Kafarya. Kepungan mereka terhadap dua kota ini selalu menjadi kartu mereka dalam mengajukan persyaratan dalam perundingan dengan pemerintah. (mm/sana/rt)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*