تحرير مدينة الرمادي بالكامل بعد دحر الارهابيينRamadi, LiputanIslam.com – Juru bicara operasi gabungan pasukan Irak Brigjen Yahya Rasul, Senin (28/12) mengumumkan bahwa Ramadi, ibu kota provinsi Anbar, Irak barat, sudah bebas sepenuhnya dari cengkraman gerombolan teroris kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

“Kita bergembira atas kemenangan Angkatan Bersenjata, Badan Kontra-Terorisme, dan Polisi Federal atas terlepasnya kota Ramadi dari cengkraman kelompok terkutuk ISIS dan pembebasan kawasan-kawasan permukiman dalam kota ini satu demi satu,” bunyi pengumuman tersebut, seperti dilansir al-Sumaria News.

Sembari menyebutkan satu persatu kawasan yang sudah bersih dari kawanan ISIS, Yahya Rasul menambahkan, “Kota Ramadi sudah bebas, dan Angkatan Bersenjata telah mengibarkan bendera Irak di atas komplek pemerintahan daerah Anbar… Membela tanah Irak, memulihkan keamanan dan ketentraman, menumpas kelompok-kelompok teroris, dan memulangkan para pengungsi tetap menjadi tujuan suci kami.”

Ramadi yang terletak di 110 km sebelah barat Baghdad jatuh ke tangan ISIS sejak Maret 2015 melalui proses dicurigai sarat pengkhianatan karena terjadi begitu saja tanpa ada perlawanan berarti dari pasukan Irak yang saat berada di sana.

Selain itu, serbuan pasukan teroris ISIS dari wilayah Suriah ke kota tersebut juga seolah tak terdeteksi, padahal konvoi mobil ISIS harus menempuh jarak sekitar 500 km dari perbatasan Suriah dengan kondisi alam berupa gurun yang sedemikian tandus dan terbuka, sementara pasukan udara Amerika Serikat gencar berpatroli di angkasa Irak.

Operasi pembebasan Ramadi mulai digalang sejak dua bulan lalu. Sebelum memasuki Ramadi, pasukan Irak masih harus menempuh tahap demi tahap pembebasan banyak kawasan luas di sekitar Ramadi, dan baru pekan lalu mereka berhasil memasukinya.

Tahap-tahap final pembebasan Ramadi juga berjalan relatif lambat karena pasukan Irak berusaha berhati-hati demi memenimalisir resiko jatuhnya korban sipil warga yang terjebak dalam kota dan tak sempat mengungsi serta dijadikan tameng oleh kawanan ISIS.

Satu persatu kawasan permukiman lantas berhasil dibebaskan. Pada puncaknya, sejak beberapa hari terakhir gerombolan bersenjata ISIS tertekan hebat hingga mencoba bertahan di komplek pemerintahan daerah setempat, namun gerombolan teroris terkejam di dunia itu akhirnya berhasil ditumpas.

Sejak beberapa hari lalu, yaitu sejak 70 persen wilayah kota ini dinyatakan bebas, rakyat Irak sudah bersorak sorai atas kemajuan pasukan mereka, dan hari ini mereka resmi merayakan pembebasan kota Ramadi. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL