Sanaa, LiputanIslam.com –   Puluhan ribu massa di Sanaa, ibu kota Yaman, Senin (18/7) menggelar unjuk rasa mengutuk berlanjutnya serangan Arab Saudi terhadap Yaman serta mengecam upaya Amerika Serikat (AS) mengandaskan proses perdamaian Yaman.

Situs al-Masirah melaporkan bahwa dalam unjuk rasa akbar itu massa memastikan bahwa serangan Arab Saudi terhadap Yaman yang sudah berlangsung satu tahun empat bulan memang tak lepas dari peranan AS sehingga Washington tidak menghendaki terselesaikannya krisis Yaman.

Massa membawa spanduk dan poster-poster bertuliskan kutukan atas peranan AS tersebut. Mereka menegaskan bahwa AS-lah yang sebenarnya menjadi sumber krisis, malapetaka, dan tragedi di Yaman.

Massa meneriakkan yel-yel dan orasi yang menolak agenda AS dan Israel di Timteng. Menurut mereka, dalam agenda tersebut kedua negara arogan ini bermaksud menghancurkan Yaman dan kawasan Arab secara keseluruhan.

Slogan-slogan yang mereka pekikkan antara lain; “Amerika keji, menolak solusi damai”, “Amerika anti perdamaian, kami pantang tunduk kepada Amerika”, “ Kami pantang menyerah, apapun yang terjadi”, dan “Menyingkirlah Amerika, agar problema kami terselesaikan.” (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL