demo akbar di sanaa yamanSanaa, LiputanIslam.com –  Rakyat Yaman menggelar demo akbar di Sanaa, ibu kota negara ini, Senin (1/8/2016), untuk menandai dukungan penuh mereka kepada kesepakatan kelompok Ansarullah (Houthi) dengan partai pimpinan mantan presiden Ali Abdullah Saleh, Kongres Rakyat Umum (General People Congress /GPC), untuk membentuk Dewan Tinggi Politik.

Sebagaimana dilaporkan kantor berita Yaman, Saba, lautan massa berkumpul di alun-alun al-Sabeen, dan merilis komunike yang menyerukan kepada semua kelompok kontra-agresi Arab Saudi dan sekutunya agar mengabaikan perselisihan di antara mereka demi melawan agresi. Massa mendukung persetujuan dan penekenan kesepakatan pembentukan dewan tersebut.

Massa juga menyerukan kontinyuitas resistensi dan perlawanan terhadap agresi militer, politik dan ekonomi pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi.

Dalam komunike itu ditegaskan bahwa dewan kolektif Ansarullah dan GPC berkewenangan penuh untuk mengambil segala keputusan, membuat pernyataan sikap, mempertahankan resistensi, dan memperjuangkan kebebasan, kemerdekaan dan kedaulatan Yaman.

Ketua Komite Revolusi Ansarullah, Mohammad Ali al-Houthi, dalam orasinya di tengah massa berharap Dewan Tinggi Politik melakukan amandemen konstitusi sesuai aspirasi dan hasil dialog nasional.

“Khittah politik para revolusioner Yaman akan senantiasa bersama landasan dan kesepakatan politik mereka, dan akan berdiri solid menghadapi segala penyimpangan yang berpotensi ada di masa yang akan datang,” tegasnya.

Laman al-Masirah milik Ansarullah melaporkan bahwa meskipun saat itu terjadi hujan lebat, namun ratusan ribu massa turun ke jalan-jalan lalu berkonsentrasi di alun-alun al-Sabeen di bagian selatan Sanaa sembari mengibarkan bendera Yaman, memekikkan yel-yel mendukung kesepakatan Ansarullah dan GPC dan menyokong perlawanan terhadap agresi militer Saudi cs.

Menurut al-Masirah, demo akbar ini tak ubahnya dengan referendum rakyat Yaman untuk mendukung kesepakatan Ansarullah dan GPC yang diteken Kamis pekan lalu (28/7/2016). Dalam kesepakatan itu keduanya menyatakan akan membentuk Dewan Tinggi Politik untuk mengatur keadaan di kota-kota yang mereka kuasai.

Dewan ini terdiri atas 10 perwakilan dari Ansarullah dan GPC, dan akan bekerja keras untuk melawan agresi Saudi cs serta mengelola semua urusan politik, militer, keamanan dan ekonomi negara berdasarkan konstitusi. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL