Hasyemi Rafsanjani

Teheran, LiputanIslam.com –  Sesuai waktu yang dijadwalkan, jutaan rakyat Iran berbondong-bondong mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) dan menyukseskan pemilu parlemen Majelis Syura Islam dan Dewan Ahli Kepemimpin (Majlis-e Khubregan Rahbari) , Jumat (26/2).
Pemungutan suara dimulai seluruh penjuru negara republik Islam tersebut tepat pada pukul 08.00 waktu setempat.  Mereka memilih anggota parlemen untuk periode ke-10 dan anggota Dewan Ahli Kepemimpinan untuk periode ke-5.

Besarnya partisipasi rakyat menyebabkan antrian yang sangat panjang di banyak tempat sejak pagi hari sebelum TPS dibuka.

Seperti pernah diberitakan, jumlah rakyat Iran yang berhak pilih kali ini tercatat sekitar 55 juta orang, sementara jumlah calon anggota parlemen lebih dari 6000 orang, 586 di antaranya perempuan, dan jumlah calon anggota Dewan Ahli  161  orang.

Puluhan juta orang itu memilih 290 anggota parlemen dan 88 anggota Dewan Ahli yang terdiri atas para ulama dan berwenang terutama memilih pemimpin besar revolusi Islam (rahbar). (Baca:Iran Akan Gelar Pemilu Parlemen dan Dewan Ahli Jumat Depan )

Mantan presiden Iran Ayatullah Akbar Hasyemi Rafsanjani kepada wartawan usai memberikan suaranya di TPS Husainiyah Chamarran, Teheran, ibu kota Iran, memastikan suara rakyat berpengaruh besar bagi masa depan Republik Islam Iran. pemilu iran 2016

“Bangsa Iran sudah berpengalaman dan tahu persis bahwa setiap suara yang diberikan akan berpengaruh bagi perjalanan dan masa depan negara ini,” katanya, sebagaimana dilansir al-Alam.

Tokoh yang sudah sekian lama menjabat Ketua Dewan Kebijakan Negara ini berseru agar seluruh rakyat Iran berpartiasi dan menyukseskan pemilu.

“Semua orang berhak mempengaruhi masa depan negaranya, dan sudah menjadi kewajiban bagi kita untuk menjunjung kredibilitas dan kehormatan negara, sebagaimana partisipasi luas juga menunjukkan kearifan bangsa,”  katanya.

Lebih lanjut, tokoh yang juga dikenal berhaluan moderat ini berharap supaya pemilu ini berjalan sebersih mungkin, bercirikan moralitas Islam, dan amanat yang ada terjaga seketat mungkin.

“Dalam proses ini jangan sampai ada kekacauan sedikitpun,” pintanya. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL