syria pro assadDamaskus, LiputanIslam.com – Menyambut peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-68 kemerdekaan Suriah, ribuan massa di Damaskus menggelar demonstrasi dan pawai akbar untuk menandai dukungan mereka kepada pemerintahan Presiden Bashar al-Assad, Rabu (16/4/2014).

Massa menggelar pawai di jalan-jalan utama Damaskus sambil melambai-lambaikan bendera Suriah dan poster-poster presiden negara yang masih dilanda perang ini. Peringatan HUT Kemerdekaan ini berlangsung ketika perkembangan perang Suriah terus diwarnai kemenangan demi kemenangan pasukan pemerintah melawan kubu-kubu pemberontak dan ekstrimis yang disponsori asing.

“Kami bergabung di sini untuk menunjukkan cinta kami kepada tanah air dan dukungan kami kepada pemimpin kami,” ujar seorang gadis kepada PressTV.

Pawai serupa juga digelar oleh masyarakat Suriah di kota-kota Sweida, Hama, Deir Ezzor dan Hasakah untuk menyongsong hari kemerdekaan Suriah dari jajahan Perancis pada tanggal 17 April 1946.

15 April lalu tentara Suriah berhasil membebaskan kota-kota Assal al-Ward, Jab’adin, dan Housh Arab di wilayah Qalamoun yang berbatasan dengan Lebanon. Pekan lalu, tentara Suriah juga sukses merebut kota strategis Rankous di sekitar Damaskus.

Tentara Suriah Lanjutkan Penumpasan Militan

Bersamaan dengan pawai masyarakat di berbagai kota, tentara Suriah juga terus menggelar operasi masif penumpasan pemberontak dan membunuh sejumlah besar militan di kota-kota Homs, Aleppo dan Idlib.

Di Housh Arab, tentara terpaksa menghancurkan gedung pusat telekomunikasi al-Qalamoun karena diketahui telah dijadikan rumah produksi bahan peledak oleh militan. Tentara juga menyita senjata dan amunisi dalam jumlah besar serta menghancurkan truk-truk yang dilengkapi senjata dan mesin-mesin perang berat. Pertempuran sengit antara kedua pihak di kota ini terjadi wilayah Jouret al-Shayah, al-Hamidiyah, Bab Hood, and Wadi al-Sayeh.

Badai operasi militer Suriah juga menerjang sarang-sarang persembunyian gerilyawan di beberapa distrik sekitar kota Talbiseh di utara Homs.

Dalam beberapa pekan terakhir kubu pemberontak kian terjepit dan kehilangan banyak lokasi strategisnya walaupun sudah disuplai berbagai jenis senjata dan peralatan tempur berat dari berbagai negara asing.  Dua hari lalu pihak militan memamerkan video keberhasilannya menerima puluhan misil canggih BMG-71 TOW buatan AS dan mengaku telah dilatih cara menggunakan misil anti tank itu dengan baik.

ISIL Bunuh Pemimpin al-Nusra di Idlib

Sementara itu, mengenai pertempuran antarsama militan sendiri, sumber-sumber oposisi Suriah menyebutkan bahwa milisi Daulah Islam Irak dan Suriah (ISIL) telah membunuh komandan Front al-Nusra di Idlib, Fatih Rahmun yang dijuluki Abu Muhammad al-Fatih, beserta istri, putri dan saudaranya.  Dua kelompok radikal ini sudah sekian bulan terlibat saling serang satu sama lain untuk berebut pengaruh dan kekuasaan atas beberapa wilayah perbatasan Suriah dengan Irak.

Di bagian lain, Harian al-Akbar terbitan Lebanon Rabu (16/4/2014) melaporkan bahwa pemimpin Front al-Nusra yang dikenal dengan julukan Abu Muhammad al-Golani telah kabur dari Suriah ke wilayah Turki. Dia bersembunyi di Turki setelah milisi ISIL dilaporkan berhasil mendekati kawasan Shehail yang menjadi markas al-Nusra di provinsi Deir Ezzor.

Mengutip sumber yang menamakan dirinya “al-Jihadi”, al-Akhbar juga menyebutkan bahwa konflik al-Nusra vs ISIL sekarang “bukanlah pertempuran sporadis, melainkan perang penumpasan front pimpinan al-Golani.” (mm/presstv/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL