شعب البحرين يواصل اعتصامه أمام منزل الشيخ قاسمManama, LiputanIslam.com – Rakyat Bahrain terus melanjutkan aksi konsentrasi besar-besaran di depan rumah ulama terkemuka Muslim Syiah Bahrain di desa Daraz di barat Manama, ibu kota Bahrain, Rabu (22/6).

Al-Alam melaporkan dalam aksi protes atas pencabutan kewarganegaraan Ayatullah Syeikh Isa Qassim oleh rezim Bahrain itu massa menunjukkan kemarahannya dengan meneriakkan slogan-slogan simpati dan solidaritasnya kepada marji’ atau pemimpin tertinggi Muslim Syiah Bahrain tersebut.

Mereka menegaskan bahwa Syeikh Isa Qassim merupakan garis merah yang tak boleh dilanggar oleh siapapun. Mereka mengingatkan bahwa keputusan rezim Bahrain tersebut merupakan aksi gegabah yang akan mengundang resiko besar.

Lebih jauh massa juga menyerukan kepada lembaga-lembaga internasional agar secepatnya turun tangan mencegah eskalasi penindasan rezim Bahrain terhadap masyarakat Muslim Syiah.

Seruan Demo Akbar di Irak

Ulama muda kharismatik Irak Moqtada Sadr menyerukan kepada rakyat Negeri 1001 Malam ini agar menggelar unjuk rasa akbar pada hari Jumat (24/6) untuk menandai solidaritas mereka kepada Syeikh Isa Qassim.

Situs berita al-Masalah milik Irak melaporkan bahwa dalam statemennya Moqtada Sadr menyerukan kepada rakyat Bahrain agar melanjutkan perjuangan dan revolusinya terhadap rezim al-Khalifa dan tidak mundur di depan tekanan dan represi rezim ini.

Lebih lanjut dia meminta rakyat Irak menggelar aksi damai untuk menunjukkan simpati dan solidaritas mereka kepada Syeikh Isa Qassim.

Kecaman keras terhadap keputusan rezim Bahrain mencabut kewarganegaraan Syeikh Qassim juga dinyatakan oleh jenderal tersohor Iran Qasem Soleimani. (Baca: Jenderal Soleimani; Bahrain Kobarkan Api Perang)

Seiring dengan fenomena kebangkitan rakyat di negara-negara Arab yang disebut Arab Spring, Bahrain sejak 2011 kerap dilanda unjuk rasa akbar menuntut reformasi pemerintahan. Namun unjuk rasa ini disikapi oleh rezim Bahrain dengan represi, kekerasan dan aksi penangkapan.

Selain telah jatuh banyak korban tewas, banyak politisi, aktivis dan pemuda pengunjuk rasa dijebloskan ke dalam penjara oleh rezim Bahran. Dalam kasus terbaru, Senin lalu rezim Bahrain menunjukkan kegeramannya terhadap gerakan reformasi dengan cara mencabut kewarganegaraan Syeikh Isa Qassim. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL