Moskow, LiputanIslam.com –  Raja Salman dari Arab Saudi dalam pertemuan dengan Perdana Menteri Rusia Dmitry Medvedev di Moskow, Jumat (6/10/2017), menuding Iran menjalankan ambisi-ambisi ekspansif di Yaman, Suriah dan Timteng secara umum .

Seperti dilansir kantor berita Arab Saudi, SPA, Salman menegaskan bahwa upaya mewujudkan perdamaian dan stabilitas di kawasan Teluk dan Timteng, terutama di Yaman dan Suriah, mengharuskan Iran “berhenti menjalankan kebijakan ekspansifnya, konsisten kepada prinsip kerukunan hidup bertetangga, menghargai konvensi dan undang-undang internasional, dan tidak mencampuri urusan internal negara-negara lain.”

Raja Salman memuji perundingan yang dia lakukan sehari sebelumnya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin yang telah menghasilkan kesepakatan penguatan kerjasama bilateral di berbagai bidang.

Dia menegaskan tekad negaranya untuk mempertahan hubungan Riyadh-Moskow dengan prospek yang lebih memuaskan, dan bahwa kerjasama keduanya sangat penting dalam mewujudkan stabilitas di pasar minyak.

Menurutnya, upaya dua negara ini di bidang perminyakan telah menghasilkan  kesepakatan penurunan volume produksi dan penyeimbangan antara kepentingan produsen dan konsumen minyak.

Pada September 2016 kedua pihak telah mengambil langkah kolektif untuk kestabilan pasar minyak dan mengatasi anjloknya harga minyak selama dua tahun terakhir akibat meningkatnya suplai bahan bakar ini di pasar dunia.

Kerjasama ini menghasilkan kesepakatan “historis dan kejutan” dari para anggota Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak Bumi (OPEC) dan negara-negara produsen minyak lainnya pada 28 September 2016 untuk menurunkan volume produksi sekira 1.8 juta barel perhari selama enam bulan, dan diperpanjang pada Mei lalu untuk sembilan bulan lagi sampai Maret 2018.

Raja Salman tiba di Moskow Rabu lalu untuk kunjungan kenegaraan selama empat hari. Kunjungan pertama kali raja Arab Saudi ke Rusia ini dilakukan sebulan menjelang pertemuan OPEC yang diharapkan akan membahas perpanjangan kesepakatan penurunan volume produksi minyak yang telah berhasil mengatasi keterpurukan harga minyak.  (mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL