Washington, LiputanIslam.com – Sumber pejabat Amerika Serikat (AS), Rabu (7/6/2017), menyatakan kepada CNN bahwa AS memantau pergerakan militer di Qatar, dan bahwa Doha telah mengingatkan kepada Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), dan Bahrain bahwaQatar akan menyerang kapal manapun yang masuk ke perairan Qatar.

Sumber anonim ini menjelaskan bahwa AS memantau peningkatan aktivitas militer Qatar di tengah ketegangan hubungan dengan negara-negara jirannya. Qatar telah menempatkan pasukannya pada “level siaga tertinggi” di tengah merebaknya kekuatiran terhadap kemungkinan terjadinya intervensi militer melalui wilayah perbatasannya dengan Arab Saudi  di arah selatan.

Menurutnya, dalam peningkatan aktivitas militer ini Qatar telah mengeluarkan tank-tank Leopard dari pangkalan dan menempatkannya di Doha.

Sumber ini juga mengatakan bahwa Kementerian Pertahanan Qatar pada 5 Juni lalu telah melayangkan surat kepada pemerintah Saudi, UEA, dan Bahrain berisikan peringatan bahwa Qatar akan menembak kapal manapun yang masuk ke wilayah perairan Qatar melalui tiga negara jirannya itu.

Sebelumnya, para pejabat AS mengatakan bahwa situasi di Qatar tidak akan mempengaruhi operasi tentara AS dan keamanan di Qatar.

Sementara itu, Fox News dan Aljazeera melaporkan pernyataan pejabat Kemlu Amerika Serikat (AS) bahwa proses transaksi penjualan 72 unit jet tempur F-15 senilai 21.1 dolar AS terus berjalan dan tak terpengaruh oleh krisis hubungan Qatar dengan negara-negara jiran.

Pejabat anonium mengatakan bahwa tuduhan Presiden AS bahwa Qatar menyokong kelompok-kelompok teroris tidak berpengaruh pada transaksi itu.   (mm/rayalyoum/fna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL