Doha, LiputanIslam.com –  Pemerintah Qatar menyatakan pihaknya sukses menjalankan strateginya dalam mengatasi blokade yang sudah 10 hari diterapkan oleh tiga negara jirannya; Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), dan Bahrain.

Hal ini dinyatakan dalam statemen yang diliris oleh Dewan Menteri Qatar usai rapatnya  yang dipimpin oleh Syeikh Abdullah Bin Nasir Bin Khalifah al-Thani di markasnya di Dewan Keemiran, Doha, Rabu (14/6/2017).

Dewan Menteri Qatar Qatar menolak statemen segi empat Saudi, UEA, Bahrain, dan Mesir yang antara lain memuat daftar nama tokoh dan organisasi “teroris” yang terhubung dengan pemerintah Qatar.

“Daftar ini mengandung informasi dan pernyataan-pernyataan tak berdasar, sebagaimana perilisan daftar ini juga melampaui legitimasi internasional dan tidak sesuai dengan praktik internasional yang diikuti di bidang ini,” bunyi statemen itu.

Kamis pekan lalu empat negara yang memusuhi Qatar tersebut merilis pernyataan bersama yang antara lain mencantumkan 49 nama orang dan komunitas yang “terhubung dengan Qatar” dalam “daftar teroris” yang berbahaya.

Dewan Menteri Qatar mendukung dan mengapresiasi “upaya baik” yang dilakukan oleh Emir Qatar Syeikh Sabah al-Ahmad al-Jabir al-Sabah untuk mengatasi krisis hubungan Qatar dengan negara-negara tersebut “dalam bingkai komunitas Teluk dan melalui dialog antar saudara kandung.” (mm/qna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL