serangan saudi ke yaman4Doha, LiputanIslam.com –  Angkatan Bersenjata Qatar, Senin (12/9/2016), menyatakan tiga tentaranya terbunuh “ketika menjalankan kewajibannya” dalam operasi militer pasukan koalisi Arab terhadap Yaman dengan sandi “Pemulihan Harapan”.

Kantor berita Qatar, Qana, saat mengutip pernyataan itu tidak menyebutkan bagaimana tiga tentara Qatar itu terbunuh.

Dilaporkan bahwa ini dengan terbunuhnya tiga tentara itu maka total jumlah tentara Qatar yang tewas dalam perang Yaman menjadi empat orang yang satu di antaranya terbunuh pada November 2015.

Pasukan koalisi Arab pimpinan Arab Saudi melancarkan serangan ke Yaman sejak Maret 2015 sampai sekarang dengan tujuan menumpas milisi Ansarullah (Houthi) dan tentara loyalis mantan presiden Yaman Ali Abdullah Saleh. Serangan ini dimaksudkan untuk membela Presiden Yaman Abd Rabbuh Mansour Hadi yang notabene sekutu Saudi.

Mansour Hadi tersingkir dari ibu kota Yaman, Sanaa, akibat revolusi rakyat yang digerakkan oleh Ansarullah dan didukung oleh pasukan militer loyalis Abdullah Saleh. Mansour Hadi semula kabur ke Riyadh, ibu kota Saudi, tapi kemudian kembali ke Yaman dengan bertahan di kota Aden di bagian selatan Yaman.

Qatar ikut serta dalam pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi dengan mengerahkan 10 jet tempur sebelum kemudian mengirim sekitar 1000 tentaranya ke Yaman yang didukung berbagai jenis peralatan tempur mutakhir untuk bergabung dalam operasi darat pasukan koalisi sejak September 2015. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL