Doha, Ramallah, LiputanIslam.com –  Dalam sebuah langkah baru yang menyalahi kehendak Arab Saudi, Emir Qatar Tamim bin Hamad, telah menunjuk duta besarnya untuk Iran pada level tertinggi diplomatik menurut konvensi internasional.

Kantor berita Qatar, QNA, Selasa (13/6/2018), melaporkan bahwa Tamim telah mengeluarkan instruksi keemiran berupa penunjukan Mohammad Hamad Saad al-Fahid al-Hajiri sebagai duta besar “luar biasa” untuk Iran, setelah al-Hajiri juga menduduki jabatan dubes di Yaman, Libya, dan Yunani.

“Dubes luar biasa” merupakan istilah untuk level tertinggi diplomatik dalam jenjang dubes yang membuat pemangku jabatan ini dapat menjalankan misi khusus untuk negaranya di negara lain atau di lembaga internasional serta memberinya berbagai fasilitas khusus untuk menjalankan misinya. Istilah ini juga merupakan terminologi hukum yang berarti pemberian kewenangan kepada dubes untuk menjalin kesepakatan atas nama negara atau lembaga yang diwakilinya.

Pada Januari 2016 Qatar bersama beberapa negara sesama anggota Dewan Kerjasama Teluk (GCC) telah menarik dubesnya dari Iran menyusul insiden aksi pembakaran demonstran Iran terhadap gedung Kedubes Saudi di Teheran. Namun Qatar kemudian diboikot Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Mesir dengan tuduhan bahwa Qatar menyokong kelompok-kelompok teroris, dan kemudian Iran membela Qatar dengan menyuplai berbagai kebutuhan yang diperlukan Qatar. (mm/rt)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*