Doha, LiputanIslam.com –  Pemerintah Qatar meminta kepada pemerintah Amerika Serikat (AS) agar menasihati negara-negara sekutunya di Teluk supaya mereka mengubah kebijakannya terhadap Qatar. Permintaan ini diungkapkan oleh Duta Besar Qatar untuk Rusia Fahd bin Mohammad al-Atiyya dalam sebuah artikel berjudul “Qatar Bertahan Solid Di Depan Tindakan Destrukfi Negara-Negara Jiran” yang dimuat koran AS New York Times dan dikutip oleh koran al-Sharq milik Qatar.

Al-Atiyya mengingatkan bahwa kepentingan AS akan terusik jika Washington tetap mendukung aksi permusuhan negara-negara itu terhadap Qatar. Dia menyebutkan bahwa apa yang dilakukan Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain dan Mesir terhadap Qatar hanya akan menjerumuskan negara-negara kawasan pada perpecahan dan instabilitas yang lebih parah.

Menurutnya, alih-alih menyokong terorisme, Qatar termasuk poros perang internasional terhadap teroris serta pendukung utama perang ini dari segi dana dan politik. Selain itu, Qatar juga menyediakan pangkalan militer bagi AS dan bahkan juga terlibat dalam aliansi pimpinan Arab Saudi yang memerangi kelompok Ansarullah Houthi di Yaman.

Dia memastikan negaranya “tidak akan mundur di depan serangan tanpa alasan ini”, dan mereka memblokade Qatar karena ada beberapa negara “mendorong perubahan geopolitik regional yang menurut mereka mengandung kesempatan untuk menakut-nakuti bangsa-bangsa Arab ihwal impian perubahan.”

Mengenai stasiun TV Al-Jazeera, al-Atiyya mengatakan bahwa sikap negaranya terhadap desakan supaya saluran berita ini ditutup sangat jelas, yaitu bahwa Qatar mendukung “kebebasan berekspresi, dan bahwa media ini bebas menyiarkan kritikan terhadap negara manapun, termasuk Qatar sendiri.”

Dia juga menyebutkanbahwa negara-negara yang memusuhi Qatar tak sanggup memaafkan Qatar karena Doha memberi Al-Jazeera izin untuk berbuat agar penduduk negara-nagara itu dapat “mengetahui realitas.” (mm/sputnik)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL