Doha, LiputanIslam.com –  Qatar yang semula menolak desakan Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), dan Mesir belakangan ini dikabarkan telah mengendurkan sikapnya setelah ultimatum 10 hari yang mereka tetapkan untuk Qatar diperpanjang selama 48 jam dan berakhir pada Selasa malam ini.

Dilaporkan bahwa Doha bersedia melakukan beberapa hal, yaitu; mengeluarkan para anggota Hamas dari Qatar; membungkam Ketua Persatuan Ulama Islam Sedunia, Syeikh Yusuf Qaradhawi, atau bahkan bisa jadi pemindahannya ke Istanbul, Turki; menghentikan kritikan channel Al-Jazeera terhadap pemerintah Mesir; memutus semua hubungan finansial dengan gerakan Ikhwanul Muslimin; mengasingkan sebagian pemimpinnya yang tinggal di Doha; dan menurunkan taraf hubungan dengan Iran dengan catatan harus didasari keputusan kolektif semua negara anggota Dewan Kerjasama Teluk (GCC).

Mengendurnya sikap Qatar ini terjadi setelah Presiden Amerika Serikat (AS) melakukan kontak telefon dengan Raja Saudi Salman bin Abdul Aziz, Emir Qatar Tamim bin Hamad, dan Putera Mahkota Abu Dhabi Mohammed bin Zayed. (mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL