Doha, LiputanIslam.com –   Menteri Luar Negeri Qatar Mohammad bin Abdul Rahman al-Thani mengatakan negaranya tidak melihat kebutuhan ataupun motivasi untuk menjalin lagi hubungan dengan Suriah.

Perselisihan antara Qatar dan Suriah dipicu oleh faktor perbedaan yang mendasar terkait sikap masing-masing terhadap gerakan Ikhwanul Muslimin. Qatar mensponsori Ikhawanul Muslimin, sedangkan Suriah memusuhinya.

Namun, seiring dengan terbentuknya realitas baru Suriah yang tangguh dan menguatnya posisi negara-negara yang menghendaki normalisasi hubungan dengan Suriah di Liga Arab, maka kebutuhan untuk penjalinan kembali hubungan dengan Suriah mulai dirasakan oleh mayoritas negara Arab, dan Qatarpun bisa jadi juga merasakan hal yang sama.

Poros Qatar danTurki di satu pihak dan poros Saudi, Bahrain, Mesir dan Uni Emirat Arab di pihak lain telah terbentuk dan bersaing ketat sehubungan dengan krisis Suriah yang mengguncang Timteng dan bahkan dunia selama tujuh tahun.

Kedua kubu ini sama-sama memainkan peran penting dalam memicu krisis Suriah dan mendukung proksi masing-masing berupa kelompok-kelompok pemberontak dan teroris anti-pemerintah Suriah.

Suriah didepak dari Liga Arab dalam pertemuan organisasi ini di Doha, Qatar. Menariknya, beberapa negara, termasuk Qatar, mendesak supaya pemerintah Suriah yang sah diganti dengan oposisi Suriah di Liga Arab.

Bertolak dari catatan ini, dan mengingat bahwa kelompok-kelompok teroris, terutama Jabhat al-Nusra, gagal dalam penentuan nasib sendiri Suriah, tampak bahwa kegagalan misi mereka di balik gejolak Suriah menjadi faktor utama keengganan sebagian negara Arab untuk segera memulihkan hubungan dengan Suriah.

Pada kenyataannya, tak ada bisa diharapkan dari para pemberontak dan teroris di medan perang melawan Pasukan Arab Suriah. Karena itu, pemulihan hubungan dengan Suriah tak ubahnya dengan pengakuan resmi atas kekalahan negara-negara yang mensponsori pemberontakan dan terorisme di Suriah. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*