assad dan putinMoskow, LiputanIslam.com –  Presiden Rusia Vlamidir Putin menyatakan bahwa operasi serangan udara Rusia di Suriah telah banyak membantu Pasukan Arab Suriah (SAA) hingga berhasil membebaskan lebih dari 500 daerah, terutama kota purbakala Palmyra (Tadmur)  sebagai salah satu ikon peradaban dunia, dari cengkraman kawanan teroris.

Sebagaimana dilansir al-Alam, Selasa (11/5), Putin menjelaskan bahwa sejak 30 September 2015 Angkatan Udara Rusia telah melancarkan sekitar 10,000 kali serangan dan menghancurkan lebih dari 30,000 sasaran.

Di saat yang sama, pembom strategis, kapal perang dan kapal selam Rusia juga ikut andil dalam operasi serangan dengan menembakkan 115 rudal yang menyasar posisi-posisi pasukan teroris di Suriah.

“Inilah yang telah membukakan peluang bagi terciptanya perkembangan tersendiri dalam perang melawan teroris,” katanya.
Meski demikian, Putin mengakui peliknya problematika pemberontakan di Suriah sehingga dia menekankan supaya keadaan ditenangkan dulu agar konflik dapat diselesaikan melalui jalur diplomatik.

“Kami menyadari beratnya situasi di Suriah, dan kami harus berbuat banyak untuk pasukan pemerintah Suriah, namun hal yang lebih penting terkandung dalam penenangan keadaan demi melancarkan negosiasi politik di dalam negeri ini,” pungkasnya.  (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL