Moskow, LiputanIslam.com –  Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa keluarnya Amerika Serikat (AS) dari perjanjian nuklir Iran yang dinamai “Joint Comprehensive Plan of Action” (JCPOA) dengan sendirinya dapat menggoyang stabilitas, namun Rusia tetap menyerukan komitmen dan kontinyuitas implementasinya.

“Tentu, apa yang terjadi sekarang mengenai program nuklir Iran, mundurnya AS dari JCPOA, membuat negara kami prihatin, karena dapat menggoyang stabilitas… Rusia menyerukan implementasinya, selain loyalitas kepada implementasinya.”

Lebih lanjut Putin menyambut baik pertemuan puncak Presiden AS Donald Trump dengan Presiden Korut Kim Jong-un. Dia juga menilai positif sikap Korsel, Korut, dan AS untuk menyelesaikan kemelut di Semenanjung Korea melalui kanal dialog. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*