khamenei-putinTeheran, LiputanIslam.com – Presiden Rusia Vladimir Putin yang belakangan melejit sebagai bintang menyusul tindakannya menabuh genderang perang terhadap kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), Senin (23/11) menapakkan kakinya di Teheran, ibu kota Iran, guna menghadiri pertemuan puncak ke-3 Forum Negara Pengekspor Gas (GECF).

Sebelum menghadiri pertemuan itu Putin menemui pemimpin besar Iran Grand Ayatullah Ali Khamenei. Menurut Alalam, keduanya membicarakan hubungan bilateral dan penguatan kerjasama di bidang pertahanan.

Kedatangan Putin ke Iran mendapat sorotan tajam dari berbagai media mengingat belakangan ini Rusia terlihat gigih berusaha mencarikan solusi bagi krisis Suriah. Dalam rangka ini Moskow gencar menyerukan pembentukan koalisi seluas mungkin dengan melibatkan Iran untuk menumpas kawanan teroris ISIS di Suriah.

Sehari sebelumnya, Khameneni juga telah menerima kedatangan Presiden Turkemnistan Gurbanguly Berdimuhamedow. Dalam pertemuan ini Khamenei menegaskan bahwa keganasan kelompok-kelompok takfiri semisal ISIS sudah cukup sebagai bukti keterasingan total mereka dari ajaran Islam.

“Membakar manusia dan memenggal kepala manusia adalah kejahatan yang tak ada kaitannya sama sekali dengan Islam,” katanya.

Dia menambahkan bahwa Islam adalah agama tasamuh (toleran), salam (damai), mahabbah (cinta) serta hasrat untuk berbuat demi kebaikan orang lain. Karena itu, dia menekankan keharusan upaya memasyarakatkan aktivitas Islami yang sahih dan mendukung gerakan pemikiran Islam yang moderat dan rasional demi membendung kelompok-kelompok teroris dan mematahkan sepak terjang mereka untuk mengembangkan pengaruhnya.

Pada kesempatan itu, Presiden Turkemnistan mengungkapkan rasa prihatin atas adanya negara-negara tertentu yang justru getol mendanai kelompok-kelompok takfiri (mudah mengafirkan orang lain yang tak sependapat). (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL