TelAviv, LiputanIslam.com –  Menhan Israel Avigdor Lieberman menyatakan bahwa Nabi Musa as telah melakukan kesalahan strategis untuk bangsa Israel, dan bahwa kebencian Iran terhadap Israel sedemikian besar sehingga tak segan-segan membubuhi rudalnya dengan tulisan berbahasa Ibrani untuk kehancuran Israel.

Dalam wawancara dengan media Rusia dia mengatakan bahwa negara-negara Barat lemah karena tak sanggup menghadapi “Islam radikal”.

“Sebagaimana pada zaman Hitler sekarangpun mereka akan berhadapan dengan Iran (yang bersenjatakan) nuklir,” katanya, seperti dilansir Kommersant, Sabtu (10/6/2018), sembari mengklaim  bahwa Israel tidak ingin menyerang Iran dan bahwa semua peperangan Israel adalah karena terpaksa.

“Semua perang yang dilakukan Israel dipaksakan terhadapnya, sedangkan Iran menolak Holocaust dan memamerkan rudal-rudal balistiknya yang ditulisi ‘Israel harus dihapus dari muka bumi’… Kami tidak memandang rakyat Iran sebagai musuh. Problema kami adalah rezimnya. Saya berharap rezim ini segera menguap dan musnah agar kami dapat kembali menjalin hubungan normal dengan orang-orang Iran,” paparnya.

Mengenai Suriah dia menyebut presiden negara ini, Bashar Assad, sebagai penjahat perang, namun Israel tidak bermaksud mencampuri urusan internalnya.

Ditanya apakah Israel memiliki pandangan mengenai sosok pengganti Assad dia malah menyalahkan Nabi Musa AS karena telah menjatuhkan pilihan yang salah dalam menentukan negeri untuk bangsa Yahudi.

“Bukan kami yang memilih para tetangga kami. Kami ini sebenarnya tidak siap memiliki tetangga seperti ini. Saya kira, dengan membawa kami ke Timteng, bukan ke Italia atau Swiss, Musa telah melakukan kesalahan strategis.”

Mengenai Gaza dia mengklaim bahwa buruknya kondisi kehidupan penduduk Palestina di kawasan ini adalah akibat ulah para pemimpin Palestina dan Hamas karena bukannya fokus kepada perbaikan kondisi kawasan tapi malah menyerang Israel dengan rudal, bom, dan terowongan. (mm/farsnews)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*