isil iraqBaghdad, LiputanIslam.com – Pasukan Irak yang didukung beberapa kelompok relawan berhasil membebaskan sebuah bendungan di sekitar kota kota Miqdadia, provinsi Diyala, 90 kilometer timur laut Baghdad, dari tangan pasukan teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) setelah melewati pertempuran selama beberapa hari yang menewaskan beberapa anggota ISIS, Sabtu (27/9).

“Sekarang bendungan itu sudah berada di bawah kontrol kami, dan pertempuran berakhir dengan tewasnya tujuh anggota takfiri,” ungkap seorang perwira militer Irak, sebagaimana dikutip AFP.

Relawan yang terlibat dalam operasi pembebasan itu adalah beberapa kelompok relawan Syiah yaitu Brigade al-Salam dan Brigade Ahlul Haqq.
Dalam peristiwa lain, seorang pejabat keamanan Irak kepada lembaga pemberitaan Irak al-Sumaria menyatakan sembilan petempur ISIS tewas di hari yang sama dalam pertempuran dengan pasukan dan relawan Irak di dua kawasan al-Hujair dan Jurf al-Sakhar, provinsi Babil.

Pejabat yang meminta namanya tidak disebutkan itu menambahkan bahwa dalam peristiwa itu tentara Irak juga telah menemukan dan menjinakkan tiga bom yang pasang di jalan di al-Hujair serta menangkap enam orang buronan di bagian utara Babil.

Laporan lain dari Sky News menyebutkan 18 teroris tewas dan 32 lainnya cidera diterjang serangan udara pasukan koalisi kontra ISIS terhadap beberapa posisi petempur ISIS di kota Rumadi, provinsi Anbar, Irak.

Sky News juga melaporkan telah terjadi pertempuran sengit antara pasukan Irak dan ISIS di utara dan selatan kota Tikrit, provinsi Salahuddin, namun tidak menyebutkan korban yang jatuh dalam peristiwa tersebut. Lembaga pemberitaan Inggris ini hanya mengutip pernyataan seorang pejabat Kementerian Pertahanan Irak bahwa pasukan berhasil memukul mundur pasukan ISIS. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL