20,000 Egyptian prisoners stage hunger strikeKairo, LiputanIslam.com – Puluhan ribu tahanan Mesir diperkirakan sudah memulai aksi mogok makan selama satu minggu sejak Jumat kemarin (30/5), sebagai aksi protes mereka terhadap apa yang mereka sebut penganiayaan para tahanan.

“Lebih dari 20,000 tahanan akan memulai aksi mogok makan selama satu minggu di dalam lebih dari 114 pusat tahanan dan penjara,” ujar Haytham Abo Khalil, direktur Pusat HAM Mesir, Kamis (29/5) seperti dilansir kantor berita Anadolu Jumat kemarin.

Dia menambahkan bahwa hal itu mereka lakukan sebagai aksi protes terhadap apa yang mereka katakan “penganiayaan” di dalam penjara-penjara Mesir. “Dengan melakukan mogok makan, para tahanan bermaksud memberikan peringatan mengenai penganiayaan yang mereka alami di dalam penjara-penjara bangsa Arab itu,” tutur Abo Khalil.

Pusat Mesir untuk Hak Ekonomi dan Sosial (ESER) dalam laporan terbarunya telah mendokumentasikan lebih dari 21,000 dugaan kasus penganiayaan yang dialami para tahanan dan terpidana sejak terjadi kudeta presiden Mesir Mohamed Morsi pada 3 Juli 2013 oleh militer Mesir pimpinan Abdel Fattah al-Sisi yang kini terpilih sebagai presiden.

LSM Mesir itu melaporkan adanya aksi penganiyaan dan penyiksaan secara luas dan sistematik di pusat-pusat tahanan Mesir.

Otoritas Mesir berulangkali menyangkal laporan dan klaim adanya penganiayaan di dalam penjara. Otoritas Mesir yang didukung militer juga tidak mengakui keberadaan “tahanan politik” dengan alasan bahwa ribuan orang yang diringkus aparat keamanan sejak peristiwa penggulingan Morsi adalah orang-orang yang terjerat hukum pidana.

Seperti diketahui otoritas Mesir yang dibentuk oleh militer telah melancarkan penumpasan sengit aksi para pendukung Morsi dan kelompoknya, Ikhwanul Muslimin, mengakibatkan ratusan orang terbunuh dan ribuan lainnya ditangkap aparat keamanan. (mm/worldbulletin)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL