syria al-Nusra-FrontBeirut, LiputanIslam.com –  Menyusul berlanjutnya kesuksesan tentara Suriah dalam operasi penumpasan kelompok-kelompok militan bersenjata, puluhan militan asal Arab Saudi yang bertempur bersama kelompok cabang al-Qaida di Suriah, Front al-Nusra, dilaporkan telah menyerahkan diri ke Kedutaan Besar (Kedubes) Arab Saudi di Beirut, Lebanon, dan meminta dipulangkan.

Menurut laporan PressTV Ahad (20/4/2014), harian al-Quds al-Arabi menyebutkan banyak militan kabur dari Suriah dan masuk ke wilayah Lebanon setelah tentara Suriah berhasil merebut kawasan strategis Qalamoun melalui pertempuran yang berlangsung masif dan sengit.

Dilaporkan pula bahwa Kedubes Arab Saudi telah meminta otoritas Lebanon supaya memfasilitasi masuknya warga negara Saudi yang melarikan diri dari Suriah.

Suriah dilanda perang sejak Maret 2011, mengakibatkan lebih 150,000 orang tewas dan jutaan lainnya mengungsi. Qatar, Turki, dan Arab Saudi terindikasi sebagai negara regional Timur Tengah yang turut mensponsori pemberontakan terhadap pemerintahan Presiden Suriah, Bashar al-Assad.

Pemerintah Suriah Maret lalu secara resmi mengadukan Saudi kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atas sokongan Riyadh kepada gerilyawan pemberontak Suriah.  Dalam surat terpisah kepada Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-Moon dan Ketua Dewan Keamanan PBB Sylvie Lucas, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Suriah menyatakan bahwa rezim Riyadh getol mempromosikan ekstrimisme. Dalam surat itu Kemlu Suriah juga menjelaskan cara-cara Saudi dalam memanaskan gejolak di Suriah. (mm/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*