isis eksekusi 6Baghdad, LiputanIslam.com – Puluhan anggota kelompok teroris takfiri negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) tewas dan luka terkena serangan udara pasukan Irak terhadap sebuah pusat kesehatan di selatan kota Tikrit, provinsi Salahuddin, Ahad (7/12), sementara di provinsi yang sama ISIS telah mengeksekusi belasan anggota relawan Irak yang terkepung di sebuah desa.

“Beberapa pesawat tempur Irak hari ini (Ahad) telah menggempur sebuah pusat kesehatan yang dijadikan sebagai rumah sakit lapangan oleh ISIS untuk mengobati para korban luka mereka di pusat kawasan Yathrib, distrik Balad (80 km selatan Tikrit).

Serangan ini menjatuhkan puluhan korban tewas dan luka di pihak ISIS,” kata anggota Dewan Provinsi Salahudin, Irak, Ahmad Nadim, sebagaimana dilansir al-Sumaria.

Dia menambahkan di antara korban tewas itu adalah komandan senior ISIS bernama Muhand Karim Mahdi.

Laporan lain menyebutkan bahwa di hari yang sama komandan senior ISIS Abu Ghazwan al-Ansari juga tewas di bagian timur kota Baquba, provinsi Anbar, akibat serangan udara pasukan Irak.

“Abu Ghazin al-Ansari, komandan senior ISIS bersama empat orang asistennya terbunuh akibat serangan jet tempur Irak di kawasan Janbas di timur Baquba,” ungkap seorang narasumber dalam wawancara dengan Shafaaq News.

Menurutnya, jet tempur Irak jenis Sukhoi telah menyerang tiga tempat konsentrasi teroris, termasuk sarang utama mereka di kawasan Janbas.

Sementara itu, ISIS juga dilaporkan telah mengeksekusi 12 anggota relawan yang terkepung di sebuah desa di dekat distrik Balad.

Beberapa sumber militer dan kepolisian Irak mengatakan kepada Reuters bahwa Jumat lalu beberapa tentara dan relawan Irak berhasil mengusir ISIS dari pangkalan mereka di desa Tel al-Dzahab, tapi beberapa jam setelah itu ISIS datang lagi ke desa yang sama dan membuat puluhan tentara dan relawan terjebak dalam kepungan.

Wali Kota Balad Amir Abdul Hadi membenarkan kabar bahwa beberapa relawan telah dieksekusi, sementara beberapa orang lainnya hilang setelah serangan di hari Jumat tersebut. Para pejabat Irak menyebutkan ada 10 milisi hilang dan tak diketahui nasibnya.

Balad merupakan salah satu kota yang menjadi ajang pertempuran ISIS dengan pasukan keamanan dan relawan dalam beberapa hari terakhir.

Para pejabat keamanan dan rumah sakit Irak mengatakan di kota Tarimiyah yang terletak di antara Balad dan Baghdad telah meledakkan sebuah bom mobil di malam hari di dekat sebuah pos pemeriksaan, kemudian menyerbu pos itu hingga menewaskan lima polisi dan tiga warga sipil. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL