Damaskus, LiputanIslam.com – Presiden Sudan Omar Al-Bashir tiba Damaskus, di ibukota Suriah, Ahad (16/12/2018), dan ini menjadi kunjungan pertama seorang pemimpin Arab ke Suriah sejak negara pimpinan Presiden Bashar Assad ini dilanda perang akibat pemberontakan dan terorisme pada tahun 2011.

Bashar Assad menyambut kedatangan al-Bashir di bandara Damaskus, seperti terlihat dalam foto resmi.

Kunjungan ini menarik karena banyak negara Arab mengucilkan Assad sejak Suriah dilanda perang tersebut.

Alasan kunjungan al-Bashir itu tidak segera jelas. Tapi setelah perang Suriah mereda dan pasukan pemerintah berhasil merebut kembali berbagai kota dan daerah, sebagianj pejabat Arab memperlihatkan minatnya untuk memulihkan hubungan dengan pemerintah Damaskus.

Dalam sebuah wawancara dengan koran Kuwait padalan Oktober lalu Assad mengatakan bahwa Suriah telah mencapai “kesefahaman besar” dengan negara-negara Arab setelah sekian tahun permusuhan.

Tanpa menyebutkan nama negara dia mengatakan bahwa delegasi Arab dan Barat mulai mengunjungi Suriah untuk mempersiapkan pembukaan kembali misi diplomatik dan lain-lain.

Dia juga menegaskan kesiapan Sudan untuk memberikan dukungan bagi integritas teritorial Suriah .

Saat itu juga terjadi pertemuan hangat dan mengejutkan antara menteri luar negeri Suriah dan rekannya dari Bahrain di sela-sela Sidang Umum PBB di New York pada September lalu. Keduanya terlihat saling berpelukan.

Pertemuan ini tak pelak mengundang pertanyaan apakah negara-negara Teluk yang sebagian besarnya memusuhi Iran yang notabene sekutu Assad sedang mempertimbangkan kembali hubungan mereka dengan Suriah.

Saat menerima kunjungan al-Bashir, Assad berterima kasih atas kunjungan ini dan menyatakan bahwa hal ini akan memberikan momentum untuk mengembalikan hubungan kedua negara “ke jalan sebelum perang di Suriah.”

Di pihak lain, al-Bashir bahkan mengepresiasi Suriah sebagai negara perjuangan (daulah muwajihah) sehingga “melemahkannya adalah melemahkan urusan Arab” dan “apa yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir tidaklah lepas dari realitas ini.”

Dia berharap Suriah serta peranannya di kawasan segera pulih dan rakyatnyapun dapat menentukan nasib negerinya sendiri tanpa campur tangan asing.

Foto-foto yang dirilis SANA menunjukkan kedua pemimpin Arab ini berjabat tangan di bandara di depan sebuah pesawat Rusia yang tampaknya telah membawa al-Bashir ke Suriah. (mm/sana/alalam/anj)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*