mamnoon hussain dan raja salmanIslamabad, LiputanIslam.com –  Presiden Pakistan Mamnoon Hussain menyatakan pasukan negaranya akan membela Arab Saudi jika pasukan Houthi Yaman menyusup ke wilayah Saudi di perbatasan negara ini dengan Yaman.

“Pakistan sejak hari pertama (serangan Saudi ke Yaman) sudah memulai pergerakannya, dan Perdana Menteri (Nawaz Sharif) sudah mengadakan beberapa kali pertemuan dengan para petinggi Arab Saudi, dan telah diselenggarakan pula pertemuan-pertemuan dengan

Presiden Turki,” paparnya dalam wawancara dengan Urdu News, sebagaimana dikutip IRNA, Jumat (19/6).

Dia menambahkan, “Kami memantau situasi dari dekat, dan kami menolak agreasi apapun terhadap wilayah perbatasan Saudi. Kami senantiasa berkomunikasi dengan saudara-saudara kami di Saudi. Jika Houthi berusaha menyusup ke wilayah perbatasan Saudi maka tentara Pakistan siap untuk menjadi orang pertama yang menghadang mereka.”

Mengenai perselisihan pendapat di parlemen Pakistan soal dukungan negara ini kepada serangan Saudi ke Yaman, Hussain menjelaskan,

“Hal itu terjadi akibat polemik antarpartai politik di parlemen sehingga ada satu partai yang bersikukuh untuk bersikap netral terhadap statemen pemerintah mengenai krisis Yaman. Namun Perdana Menteri menyatakan bahwa jika diperlukan maka kami tidak akan ragu-ragu membela Saudi… Apa yang berguna bagi Saudi juga berguna bagi kami, demikian pula sebaliknya.”

Mengenai upaya penyelesaian krisis Yaman dia mengatakan, “Dunia Islam menghendaki penyelesaian krisis ini secara damai, karena ini memang solusi terbaik dan akan mengatasi pertikaian sepenuhnya. Tapi jika kondisi berubah dalam bentuk yang tak dapat diterima, maka kami siap membela Saudi dengan sepenuh hati dan jiwa.”

Beberapa waktu lalu Pakistan menolak permintaan Arab Saudi supaya Pakistan berpartisipasi dalam operasi militer terhadap Yaman.

Di awal-awal serangan udara Saudi ke Yaman yang dimulai 26 Maret lalu, nama Pakistan disebut-sebut oleh media sebagai salah satu negara yang terlibat dalam invasi ke Yaman. Kabar ini lantas dibantah oleh Duta Besar Pakistan untuk Yaman. Selain itu, Menteri Pertahanan pakistan Khawajah Asif juga menepis kabar tersebut sembari menegaskan bahwa negaranya tidak menjanjikan partisipasi itu kepada Saudi.

Sejauh ini, para petinggi Islamabad sudah berulangkali menyatakan bahwa keamanan Saudi merupakan garis merah bagi Pakistan sehingga jika diusik oleh milisi Houthi maka Pakistan akan bereaksi. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL