al-sisi-egyptKairo, LiputanIslam.com – Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi menilai Israel yang notabene satu-satunya rezim yang menguasai senjata nuklir di Timteng harus dimaklumi ketika merasa cemas terhadap program nuklir Iran.

Penilaian itu dia nyatakan dalam wawancara dengan Washington Post (WP) yang menurut wartawannya, Lally Weymouth, dilakukan di Istana Presiden Mesir, Kairo, atas permintaan el-Sisi sendiri.

Menurut lembaga pemberitaan Iran, Fars, dalam wawancara yang sebagian di antaranya dimuat di situs WP Kamis (12/3/2015) itu, dia disodori pertanyaan bagaimana pendapatnya mengenai “ancaman Iran”; setujukah dia dengan desakan supaya Iran jangan sampai memiliki bom nuklir. Dia menjawab, “Kami mengetahui bahwa Obama (Presiden Amerika Serikat) bekerja keras untuk mengatasi masalah ini. Kita harus memberinya jeda waktu… dan dalam hal ini kerisauan Israel juga harus dimengerti.”

Ditanya mengenai kondisi hubungan Mesir dengan Rezim Zionis Israel dia mengatakan, “Kami mengindahkan perjanjian damai dengan Israel sejak perjanjian itu diteken.”

Dia juga menyebutkan bahwa larangan penempatan pasukan Mesir di bagian tengah dan timur sahara Sinai dalam Perjanjian Camp David menunjukkan terjalinnya rasa saling percaya antara kedua belah pihak, dan ketika Israel memperkenankan keberadaan pasukan Mesir di kawasan tersebut maka ini menunjukkan terhapusnya spirit permusuhan dan rasa curiga antara keduanya.

Di tanya apakah dia pernah berbicara banyak dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, el-Sisi menjawab, “Banyak. Saya ingin meyakinkan kepadanya bahwa perdamaian (dengan Palestina) bagi dia dan Israel akan menjadi perjanjian yang monumental, dan kami siap membantu mencapai perjanjian ini.” (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*