Beirut, LiputanIslam.com – Presiden Lebanon Michel Aoun menegaskan bahwa negaranya telah melewati babak krisis pemerintahan melalui upaya diplomatik, berhasil membentengi persatuan dalam negeri, dan tak ada krisis yang tak dapat diselesaikan.

“Sekarang ada yang berusaha mengubah masalah ini menjadi krisis politik, tapi saya pastikan kepada semua orang keharusan untuk tidak takut, karena bersama kami tidak akan ada krisis yang tak dapat diselesaikan, mengingat dalam penyelesaian terdapat kemaslahatan Lebanon,” ungkapnya, Jumat (24/11/2017).

Dia mengatakan, “Dalam beberapa hari terakhir ini Lebanon telah melewati krisis pemerintahan yang dialaminya,  dan dalam waktu singkat kami dapat membentengi persatuan internal kami, dan mengatasi krisis ini dengan upaya diplomatik yang besar.”

Mengenai peringatan HUT kemerdekaan Lebanon pada 22 November dia menuturkan, “Perayaan hari kemerdekaan tahun ini benar-benar merupakan perayaan dan dirasakan oleh seluruh orang Lebanon. Keputusan kami 100% bebas, dan kami berhasil menerapkannya. Siapapun tak dapat mempengaruhi kami dengan apa yang mengancam kemerdekaan dan kedaulatan kami, karena kedua hal ini menjamin kemaslahatan Lebanon. Maka yakinlah bahwa kita sungguh telah memiliki negara yang bergaul dengan negara-negara lain dalam konteks perundingan dan musyawarah, bukan dalam rangka menunduk dan merunduk.”

Seperti diketahui, krisis politik sempat menyelimuti Lebanon setelah Saad Hariri tiba-tiba mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan perdana menteri negara ini. Parahnya, pengumuman itu dia nyatakan di Riyadh, ibu kota Arab Saudi, dan dengan dalih bahwa keamanan dirinya di Lebanon terancam bahaya sembari menyalahkan Iran dan Hizbullah.

Presiden Aoun menolak pengunduran diri ini karena menilainya bermotif sesuatu yang mencurigakan. Dia menengarai adanya tekanan Saudi terhadap Hariri.

Hariri kemudian pulang ke Lebanon setelah lebih dari dua minggu berada di luar negeri. Tiba di Lebanon, dia menyatakan menangguhkan pengunduran dirinya dengan alasan demi memenuhi imbauan Aoun untuk berunding dan mendiskusikan lebih jauh mengenai sebab dan latar belakang penguduran diri itu. (mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL