Teheran, LiputanIslam.com –  Presiden Iran Hassan Rouhani mengecam sejawatnya di Amerika Serikat (AS) Donald Trump sebagai orang yang tak mengerti dunia politik dan telah melanggar prinsip-prinsip internasional dengan menerapkan rasisme.

Tanpa menyebutkan nama Trump, Rouhani pada acara peringatan Hari Teknologi Antariksa Iran, Rabu (1/2/2017), di Teheran mengatakan, “Ada pendatang baru yang semula hidup di alam lain kemudian masuk ke dunia politik. Suasana sekarang ini asing baginya….  Dia dan orang-orang sekitarnya akan menyadari bahwa apa yang harus mereka lakukan sekarang ini akan membuang banyak waktu dan mencelakakan bangsanya sendiri dan bangsa-bangsa lain.”

Seperti diketahui, pekan lalu Trump menandatangani keputusan berupa larangan masuk ke AS yang berlaku selama 90 hari bagi warga tujuh negara Islam, termasuk Iran, serta penangguhan masuknya semua pengungsi selama 120 hari, dan larangan masuk secara tanpa batas bagi pengungsi Suriah.

Presiden Iran mengatakan bahwa kebijakan AS semula “bertumpu pada kemunafikan, berbeda antara ucapan dan perbuatannya, tapi sekarang kedoknya telah dibuka sendiri oleh Trump.”

“Orang dari jenis khusus ini (Trump) telah menyingkap tirai kebijakan hipokrit AS, dan memperlihatkan segala yang ada di dalamnya,” ujar Rouhani.

Mengenai kebijakan imigrasi Trump, Rouhani mengatakan, “Slogan AS semula adalah persamaan, bukan rasisme. Mereka dulu mengatakan bahwa era diskriminasi sudah berlalu. Mereka dulu mengaku membela HAM. Tapi apa yang terjadi sekarang? Tindakan ini prinsipnya salah, yaitu diskriminasi ras. Keputusan ini melanggar HAM.” (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL