Hassan-RouhaniTeheran, LiputanIslam.com – Presiden Iran Hassan Rouhani menyebut koalisi Barat-Arab anti ISIS pimpinan Amerika Serikat sebagai lelucon. Menurut laporan Alalam, hal ini dia kemukakan saat menerima kunjungan Deputi Perdana Menteri merangkap Menteri Luar Negeri Slovakia, Miroslav Lajcak, di Teheran, ibu kota Iran, Senin (15/9).

“Leluconnya dalam cerita ini terletak pada kenyataan bahwa negara-negara yang telah memelihara, mempersenjatai, dan mendanai kelompok-kelompok takfiri sekarang tiba-tiba berusaha memerangi kelompok-kelompok teroris itu,” ujarnya.

“Kami berpendapat bahwa negara manapun yang sejak sekarang dan selanjutnya akan memerangi terorisme harus terlebih dahulu bersedia untuk bertaubat,” lanjutnya.

Rouhani mengingatkan bahwa alih-alih sekedar menjajakan slogan perang anti teror, semua negara dunia dewasa ini harus bergandengan tangan melawan dan menumpas teroris, atau setidaknya harus ada satu suara dan didengar berkenaan dengan perang anti terorisme di dunia.

Dia juga menyebutkan bahwa banyak hal yang memprihatinkan terkait isu regional Timur Tengah, terutama mengenai kondisi penduduk Palestina di Jalur Gaza serta kejahatan para teroris di Suriah dan Irak.

Dia mengatakan,“Pembunuhan orang-orang yang tak berdosa di beberapa kawasan itu oleh para teroris mengundang keprihatinan dan kerisauan banyak orang yang tentunya tidak hanya di kawasan Timur Tengah. Ketidak amanan dan instabilitas ini menciptakan keresahan di seluruh penjuru dunia.” (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL