Hassan-RouhaniZahedan, LiputanIslam.com – Presiden Republik Islam Iran, Hassan Rouhani, menegaskan negaranya akan terus melangkah maju di ranah sains dan teknologi sambil terus berusaha mendobrak satu demi satu sanksi-sanki “zalim dan anti hak asasi manusia (HAM)” yang dipaksakan Barat terhadap Iran.

“Kita lanjutkan pengembangan sains dan teknologi, dan kita tempuh pula langkah demi langkah untuk mendobrak sanksi zalim dan anti HAM,” tandas Rouhani di kota Zahedan, provinsi Sistan Baluchistan, Iran, Selasa (15/4/2014).

Rouhani mengakui bahwa sanksi telah menciptakan banyak kesulitan di Iran dalam beberapa tahun terakhir, apalagi upaya penanggulangannya, menurut dia,  juga kurang termenej dengan baik . “Dalam beberapa tahun ini dua faktor itu (sanksi dan mismanejemen) telah menimbulkan banyak kesulitan, namun berkat bantuan Anda semua, rakyat Iran, dan dengan petunjuk Undang-Undang Dasar dan pengarahan Pemimpin Besar Revolusi kita menyaksikan kekandasan sanksi-sanksi itu dalam beberapa bulan terakhir,” ujar Rouhani di depan masyarakat Sistan Baluchistan, sebagaimana dikutip FNA.

“Yang terpenting sekarang, “ lanjut Rouhani, “ialah pengakuan dunia terhadap hak rakyat Iran di bidang nuklir dan pengayaan uranium, dan dalam hal ini kita terus melakukan negosiasi tahap demi tahap.”

Rouhani menyatakan Iran akan membuktikan kebohongan klaim-klaim negatif tentang nuklir Iran selama ini. Dia menegaskan, “Dalam negosiasi ini kita akan membuktikan kepada dunia klaim-klaim yang ada selama ini tentang Iran. Iran tidak berambisi meraih senjata nuklir, namun kita tetap akan melanjutkan pengembangan di bidang sains dan teknologi serta menjejakkan langkah demi langkah untuk mematahkan sanksi zalim dan anti HAM.” (mm/fna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*