Ankara, LiputanIslam.com – Presiden dari tiga negara Iran, Rusia, dan Turki, masing-masing Hassan Rouhani, Vladimir Putin, dan Recep Tayyip Erdogan dalam penutupan pertemuan puncak segi tiga mereka di Ankara, Rabu (4/4/2018), menegaskan keharusan memperkuat kesatuan dan kedaulatan Suriah.

Pertemuan puncak segi tiga ini diselenggarakan di komplek kepresidenan Turki di Ankara empat bulan setelah penyelenggaraan pertemuan serupa di kota Sochi Rusia pada 22 November 2017.

Dalam konferensi pers bersama ketiganya usai pertemuan tersebut Hassan Rouhani menegaskan bahwa krisis Suriah tak dapat diselesaikan dengan cara militer, sedangkan terorisme tetap harus ditumpas habis di Suriah.

Dia juga menekankan hak rakyat Suriah untuk menentukan nasibnya sendiri melalui pemilu demokratis dan tidak boleh ada tekanan dan pemaksaan dari pihak asing, terutama Amerika Serikat (AS) yang telah menyokong kelompok-kelompok teroris semisal ISIS dan Jabhat al-Nusra di Suriah.

Menurutnya, Iran, Rusia, dan Turki berperan kunci dalam pengadaan zona de-eskalasi di Suriah, dan “kini harapan rakyat Suriah akan perdamaian lebih kuat daripada sebelumnya” sehingga bantuan kemanusiaan juga harus disampaikan ke semua penjuru negara yang sudah tujuh tahun dilanda perang akibat pemberontakan dan terorisme ini.

“Hari gembira di Suriah ialah ketika negara ini sudah bersih dari teroris,” tegasnya.

Rouhani menilai keberadaan AS secara ilegal di Suriah bertujuan memecah belah negara ini. Dia juga meragukan kesungguhan AS untuk menarik pasukannya dari Suriah.

Di pihak lain, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, “Perundingan segi tiga telah berlangsung dalam suasana yang konstruktif. Kami telah membahas berbagai aspek utama situasi Suriah, dan bertukar pikiran mengenai langkah-langkah selanjutnya untuk menjamin pemulihan situasi negara ini dalam jangka panjang.”

Menurutnya, upaya keras Rusia, Iran, dan Turki sangatlah penting menyusul adanya upaya-upaya kotor untuk menyulut pertikaian etnis dan sektarian di tengah masyarakat Suriah , membelah negara ini menjadi beberapa bagian, dan melestarikan pertikaian di kawasan Timteng secara umum.

Pertemuan puncak segi tiga Rusia, Iran, dan Turki selanjutnya akan diselenggarakan di Teheran, ibu kota Iran. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL