Rouhani says Syria peace at Geneva II ‘very difficult’New York, LiputanIslam.com – Presiden Iran Hassan Rouhani dalam jumpa pers di sela-sela sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, AS, Jumat (26/9) menegaskan negaranya tetap melanjutkan proyek nuklir dan pengayaan uranium. Pada kesempatan yang sama dia juga menyebut serangan udara pasukan koalisi terhadap kawanan teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) sebagai aksi teatrikal yang tidak ada gunanya.

“Iran sama sekali tidak akan menghentikan aktivitas nuklir damai dan legalnya, dan pengayaan uranium di Iran tetap jalan,” ungkapnya, sebagaimana dilansir IRNA.

Mengenai proses perundingan negara Iran dengan lima negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB plus Jerman atau yang lazim disebut Kelompok 5+1, Rouhani mengatakan, “Dalam isu nuklir dan perundingan antara Iran dan Kelompok 5+1 dari tahun lalu sampai sekarang sudah ada kemajuan-kemajuan signifikan, dan walaupun ada perselisihan dan berbagai persoalan namun kami dapat menghasilkan kesepakatan jangka pendek dengan tema langkah-langkah bersama.”

Dia menambahkan, “Setelah jangka waktu kesepakatan itu berakhir, kami sepakat lagi untuk memperpanjang waktu. Namun setelah 12 mengalami fluktuasi maka saya kira harus ada keputusan yang berani dalam masalah ini.”

Lebih jauh dia mengingatkan bahwa sanksi terhadap bukan jalur yang tepat.

“Harus kita akui bahwa sanksi bukanlah jalur yang benar dan tepat. Melanjutkan sanksi tidak akan pernah efektif karena merugikan semua bangsa dan negara yang menerapkan sanksi dan yang dikenai sanksi. Sanksi tidak akan pernah efektif karena bangsa Iran sepenuhnya kompak mengenai tujuan damai teknologi nuklirnya,” papar Presiden Iran.

Dia memastikan bahwa Iran tidak bisa diharapkan akan melepaskan apa yang sudah menjadi haknya dalam melakukan aktivitas nuklir dan pengayaan uranium untuk tujuan damai.

“Segala kesepakatan yang tidak mengindahkan kontinyuitas pengayaan uranium di Iran bagi kami tidak akan bisa diterima,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Presiden Rouhani juga berbicara mengenai gerakan kontra ISIS. Dia menyerukan supaya sumber-sumber ideologi, keuangan dan persenjataan untuk ISIS segera dihentikan terutama oleh negara-negara pendukungnya. Selain itu dia juga menyebut serangan udara yang dilakukan oleh koalisi kontra ISIS pimpinan AS sebagai sandiwara dan aksi teatrikal yang tak ada gunanya. Karena itu dia menyerukan kepada masyarakat dunia supaya menggalang strategi yang lebih matang dan terencana untuk membasmi akar-akar terorisme.

“Dalam beberapa tahun terakhir ini kita sudah melihat ribuan kali serangan udara untuk penumpasan terorisme, namun sekarang kita justru mendapatkan terorisme kian merebak dan lebih kuat daripada sebelumnya,” ujar Rouhani, sebagaimana dilansir Alalam. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL