Hassan-RouhaniTeheran, LiputanIslam.com – Presiden Iran Hassan Rouhani menyatakan program nuklir akan kembali ke “jalur semula”, dan “lebih dahsyat dari apa yang dibayangkan oleh pihak-pihak lain” (Barat) apabila kesepakatan final yang kemungkinan akan tercapai mengenai program nuklir Iran dilanggar. Demikian dilaporkan Alalam, Rabu (7/1).

Dia menegaskan negaranya akan berkomitmen penuh pada kesepakatan, dan karena itu dia meminta supaya pihak lawan juga memiliki komitmen yang sama.

Dia mengatakan negaranya siap sepenuhnya untuk kembali ke jalurnya semula apabila pihak kedua melanggar perjanjian.

“Mencapai kesepakatan nuklir bisa dicapai dalam perundingan Jenewa dan Laussane apabila pihak lawan tidak mengajukan materi-materi yang berlebihan,” ungkapnya.

Iran sedang menjalani perundingan dengan lima negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB (Amerika, Inggris, Perancis, Rusia, dan Cina) plus Jerman yang tergabung dalam kelompok P5+1 untuk mengatasi kecurigaan Barat bahwa program nuklir Iran bertujuan militer.

Alalam melaporkan para menteri dari tiga negara Eropa pada Kamis (2/7) akan bergabung dalam perundingan di Wina, Austria.

Wakil Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan masih ada beberapa materi yang diperselisihkan sampai sekarang.

Mereka berselisih antara lain terkait dengan keinginan Barat supaya sanksi terhadap Iran akan dihapuskan secara berkala jika beberapa syarat terpenuhi, namun Iran meminta penghapusan dilakukan sekaligus.

Selain itu, Barat menghendaki supaya PBB dan IAEA dapat melakukan inspeksi ke markas-markas militer. Hal ini juga ditolak mentah-mentah oleh Teheran. Penolakan ini bahkan ditegaskan sendiri oleh Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Grand Ayatullah Ali Khamenei.

Perundingan nuklir Iran berlangsung sejak 2002. Barat mencurigai Iran berusaha membuat bom nuklir, namun Iran selalu membantah dan menyatakan bahwa program nuklirnya semata-mata bertujuan damai. Pemerintah dan rakyat Iran bersumpah akan tetap mempertahankan haknya menjalankan program nuklir tujuan damai. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL