turki dan isisPraha, LiputanIslam.com –   Presiden Ceko Milos Zeman menilai Turki lebih dekat dengan ISIS daripada dengan negara-negara Barat.

“Meskipun anggota NATO (Pakta Pertahanan Atlantik Utara), Turki lebih sering bertindak sebagai sekutu ISIS daripada sekutu Barat,” katanya saat meninjau wilayah selatan negaranya, sebagaimana dilansir kantor berita Sputnik, Rusia, Minggu (13/12).

Hal itu dikemukakan Zeman sembari menegaskan penentangannya terhadap keinginan Turki bergabung dengan Uni Eropa. Dia juga mengecam keputusan para pejabat Uni Eropa untuk memberikan bantuan dana sebesar USD 3,2 miliar kepada pemerintah Ankara supaya menahan para pengungsi Suriah di Turki dan mencegah masuknya mereka ke wilayah Eropa.

“Imperium Romawipun sebelum runtuh juga telah memberikan dana kepada kaum Barbar, dan meskipun anggota NATO, Turki lebih sering berperan sebagai sekutu ISIS daripada sekutu Barat,” kecamnya.

Menurut Sputnik, awal-awal November lalu pemerintah Turki telah meneken sebuah kesepakatan dengan pemerintah Belgia. Sesuai kesepakatan ini, Turki akan menerima paket bantuan sebesar USD 3,2 miliar sebagai imbalan atas kerjasamanya dengan Uni Eropa untuk membendung mengalirnya pengungsi dan imigran ke Eropa.

Selain itu, Turki juga akan dapat memulai perundingan mengenai keinginan Turki menjadi anggota Uni Eropa. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL