milisi hizbullah lebanonBeirut, LiputanIslam.com – Milisi pejuang Lebanon Hizbullah terus meraih kemajuan pesat dalam operasi penumpasan teroris di wilayah perbatasan Lebanon – Suriah, sementara dua kelompok teroris besar ISIS dan Front al-Nusra malah terlibat pertempuran satu sama lain di kawasan tersebut akibat saling tuding berkhianat.

Dalam perkembangan terbaru yang dilaporkan Rai al-Youm disebutkan bahwa Hizbullah Rabu kemarin (13/5) telah menguasai dataran tinggi Tallah al-Harf dan seluruh wilayah strategis dataran tinggi al-Khasyaat di bagian timur Joroud Nahlah, Lebanon, serta kawasan Tal al-Hawa di Qalamoun, Suriah. Milisi pejuang Lebanon pimpinan Hassan Nasrallah ini juga menerbangkan pesawat nirawak untuk memantau pergerakan kelompok-kelompok bersenjata.

Menurut Rai al-Youm, Hizbullah juga telah menggempur dan menguasai lembah al-Deib dan al-Khaukh di kedalaman Joroud Arsal serta merebut lebih dari 50 persen kawasan Joroud Ras al-Maarrah di Qalamoun. Barisan dataran tinggi ini melintasi beberapa pintu perbatasan di arah utara dan sebagian besar kawasan Joroud Arsal.

Bersamaan dengan ini, lanjut Rai al-Youm, berbagai sumber di Qalamoun menyatakan telah terjadi pertempuran sengit antara Front al-Nusra dan ISIS yang sama-sama merupakan kelompok teroris hingga jatuh beberapa korban dari masing-masing pihak di kawasan Ajram, Wadi Hamid, dan Wadi Ajram di Joroud Arsal. Keduanya berperang setelah terlibat aksi saling tuding berkhianat menyusul pesatnya gerak maju Hizbullah.

Sumber-sumber militer menyebutkan terjadi suasana pertempuran yang hebat di mana Hizbullah melancarkan serangan secara intensif terhadap berbagai posisi kawanan teroris bersenjata hingga memaksa para teroris untuk mundur dan kabur untuk kesekian kalinya. Akibatnya, semakin banyak lokasi yang jatuh ke tangan Hizbullah.

TV al-Manar menayangkan gambar pemandangan yang diambil dari pesawat nirawak yang diterbangkan Hizbullah di angkasan Qalamoun. Gambar itu antara lain memperlihatkan tembakan-tembakan rudal anti tank.

Sumber Hizbullah menyatakan pihaknya juga telah menguasai bukit strategis Abdulhaq dan dataran tinggi Qarnah dan Jour Beit Abdelhaq yang sebelumnya menjadi kubu-kubu pertahanan kawanan teroris dan tempat mereka meluncurkan roket-roketnya ke wilayah Lebanon.

Sumber itu menambahkan bahwa semua yang dilakukan Hizbullah itu adalah tahap awal pertempuran dengan target menguasai wilayah perbukitan atau dataran tinggi guna menutup semua pintu perbatasan yang menjadi jalur suplai logistik teroris. Tahap awal ini adalah persiapan untuk “perang besar yang hingga kini belum jelas bagaimana gambarannya”.  (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL