Washington, LiputanIslam.com –  Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo mengatakan bahwa pasukan AS “sedang keluar” dari Suriah dan bahwa Presiden Donald Trump tetap berkomitmen untuk memastikan “stabilitas di seluruh Timur Tengah.”

“Pasukan kami sedang keluar,” kata Pompeo kepada Newsmax TV dalam sebuah wawancara eksklusif di Departemen Luar Negeri di Washington, D.C, Kamis (3/1/2019).

Presiden AS Donald  Trump dilaporkan telah mengatakan kepada komandan pasukan AS di Irak dan Suriah akhir pekan lalu bahwa 2000 tentara AS yang ditempatkan di sana akan ditarik mundur dalam jangka waktu beberapa bulan, bukan 30 hari seperti yang semula dia umumkan.

Pompeo mengklaim bahwa pemerintah AS akan melanjutkan upaya penumpasan kelompok teroris ISIS serta melawan “kegiatan terorisme” Iran.

“Presiden juga menjelaskan bahwa kami perlu melanjutkan kampanye kontra-ISIS. Kami perlu terus memastikan bahwa kami melakukan hal-hal yang diperlukan untuk menciptakan stabilitas di seluruh Timur Tengah,” katanya.

Dia menambahkan, “Kampanye kontra-Iran berlanjut. Kami akan melakukan semua hal itu. Kami akan terus mencapai hasil itu. Kami hanya akan melakukannya pada saat pasukan AS telah meninggalkan Suriah.”

Dia menolak untuk memberi batas waktu penarikan.

“Saya tidak ingin musuh tahu persis kapan kita akan berangkat. Tapi panduan di sana tidak ambigu, dan kita akan menyelesaikannya,” kata Pompeo.

Juru bicara Pentagon menolak mengomentari laporan media bahwa gelombang pertama pasukan AS telah meninggalkan wilayah Suriah pada 28 Desember 2018. Dia mengatakan: “Kami tidak punya niat untuk membicarakan rincian operasi.”   (mm/newsmax/rt)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*