presiden irak fouad massoumBaghdad, LiputanIslam.com – Parlemen Irak memilih Fouad Massoum, 76 tahun, sebagai presiden baru Irak menggantikan Jalal Talabani. Dia terpilih sebagai presiden setelah meraih suara mayoritas sebanyak 211 suara dalam sebuah voting yang diadakan pada sidang ke-5 parlemen nasional Irak di Baghdad yang dihadiri oleh 226 anggota, Kamis (24/2)

Pada sidang pertama yang diselenggarakan Ahad lalu (20/7), dari 275 suara yang ada Massoum mengantongi 175 suara, sedangkan para pesaingnya masing-masing Hannan al-Fatlawi memperoleh 37 suara, Faiq Sheikh Ali mendapat 10 suara, dan Hossein al-Musawi tiga suara. Namun, dengan perolehan suara saat itu Massoum yang merupakan pendiri partai Uni Patriotik Kurdistan itu masih belum memenuhi syarat untuk menjadi pemenang pemilihan presiden.

Sesuai kemufakatan politik nasional Irak, jabatan presiden merupakan jatah aliansi Kurdistan.

Menurut al-Alam, Fouad Massoum merupakan politisi moderat Kurdi Irak dan berasal dari keluarga religius. Ayahnya pernah menjabat sebagai ketua Dewan Ulama Kurdistan Irak dan termasuk salah satu ulama yang gigih menyerukan pendekatan antarmazhab Islam dan kerukunan antarumat beragama. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL